Kota Bandung, 150524, WK,- Pada Rabu, 15 Mei 2024 telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK/SLB Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kegiatan bertempat di Hotel West Point Bandung ini diikuti oleh 60 peserta dari beberapa instansi terkait yaitu dari BBPMP Provinsi Jawa Barat, BAN Paud Dikdas Dikmen Jawa Barat, Ombudsman RI perwakilan Jawa Barat, Dinas Pendidikan Kab/Kota se Jawa Barat, dan Kementerian Agama Kab/Kota se Jawa Barat.
Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dr. Deden Saepul Hidayat, S.Pd., M.Pd.
“Kick Off PPDB yang sudah dilaksanakan oleh PJ Gubernur Jawa Barat kemarin bukan hanya untuk jenjang SMA/SMK/SLB saja, tetapi untuk semua jenjang Pendidikan yang ada di wilayah Jawa Barat,” tegas Deden, “semangat menyosialisasikan ini harus dilanjutkan di tingkat Kabupaten/kota,” sambungnya.
Diundangnya pihak Kemenag Kabupaten/Kota dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk sinkronisasi Madrasah Tsanawiyah jika ingin masuk ke SMA/SMK. Regulasi awal terkait PPDB tertulis pada PP RI No. 17/ 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Pasal 82 ayat 3.Keputusan penerimaan calon peserta didik menjadi peserta didik dilakukan secara mandiri oleh rapat dewan guru yang dipimpin oleh Kepala Satuan Pendidikan. Secara teknis detailnya dilengkapi dengan permendikbud no. 1 tahun 2021 dan Kepsesjen no 47 tahun 2023. (Penulis: Sofwan)
Foto oleh Imanbees “Pertemuan TPI dan Tim ZI WBBM”
Kab. Bandung Barat, 150524, WK,- Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat menerima kedatangan Tim Penilai Pembangunan Zona Integritas Wilayah Birokrasi, Bersih, dan Melayani (ZI-WBBM) dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang dipimpin oleh Sukatno sebagai ketua tim, dan anggota Vinnie Stephanie, Astrie Nurcahyati, dan Nurbayanti.
Tim penilai yang diterima langsung oleh Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuningsih didampingi Kepala Bagian Umum Mardi Wibowo bersama semua Tim ZI WBBM ini, melakukan penilaian pada Senin s.d. Selasa, 13 s.d. 14 Mei 2024.
“Saat ini BBPMP Provinsi Jawa Barat sedang giat dan semangat membangun UPT Transformatif yang BerAKHLAK,” ujar Sri, “melalui pembangunan Zona Integritas, kami menyadari pelayanan kami ke masyarakat harus lebih baik, inovatif dan memberi inspirasi.”
Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspekrorat Jenderal Kemendikbudristek menilai proses Pembangunan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani berjalan di BBPMP Provinsi Jawa Barat. Enam area perubahan meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM aparatur, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas layanan publik menjadi sasaran penilaian. Tim penilai melihat bagaimana kontinuitas yang dilakukan BBPMP Provinsi Jawa Barat pasca diperolehnya predikat ZI WBK, mengingat BBPMP Provinsi Jawa Barat adalah satuan kerja baru, yang merupakan penggabungan LPMP Jawa Barat dan PP PAUD Dikmas Provinsi Jawa Barat yang keduanya telah memiliki predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK).
Hasil penilaian TPI ini nantinya menjadi dasar Kemendikbudristek mengusulkan satuan kerja yang layak diusulkan dan dievaluasi oleh Tim Penilai Nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sehingga teruji kelayakan BBPMP Provinsi Jawa Barat memperoleh predikat ZI WBK/WBBM.
Foto oleh Diva Narasumber, Panitia dan Peserta Kegiatan Penyusunan Alur Konten Program Prioritas
Kota Bandung, 130524, WK,- Merdeka Belajar telah menjadi gerakan bersama yang memberdayakan ekosistem dan mentransformasi pendidikan demi murid-murid Indonesia, telah dirasakan manfaatnya oleh berbagai pihak. Namun, ketika bergantinya Kabinet Indonesia Maju, diperlukan upaya bersama untuk menjaga keberlangsungan gerakan Merdeka Belajar.
Demikian disampaikan Saad Ibrahim, salah satu Tim Komunikasi Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah pada kegiatan Penyusunan Alur Cerita/Substansi Konten Program Prioritas, yang diselenggarakan oleh Tim Kerja 2 Komunikasi dan Publikasi Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan yang diselenggarakan hari Minggu s.d. Selasa, 12 s.d. 14 Mei 2024 ini diikuti oleh tim media BBPMP Provinsi Jawa Barat, konten kreator 14 PDM, serta perwakilan dinas pendidikan dan satuan pendidikan sebagai praktisi media sosial.
Sementara itu Najip Hendra, Kepala Biro B Satu Universe, narasumber lain dalam kegiatan tersebut memberi penekanan tips dan trik agar pesan yang disampaikan melalui konten, adalah pesan yang kuat.
“Suatu konten itu harus berisi pesan yang bernilai penting, menarik dan dikemas dengan desain yang mumpuni” demikian Najip Hendra, ”selain itu, agar pesan tersebut dapat meraih pemerhati yang banyak, sebaiknya ada unsur yang melibatkan orang banyak, pesannya aktual, adanya unsur kedekatan dengan khalayak dan bisa juga diberi unsur human interest nya,” urainya lagi.
Senada dengan hal tersebut Irwan Tarmawan, salah satu dosen DKV Universitas Komputer Indonesia, memaparkan strategi komunikasi di media sosial, beberapa langkah utamanya adalah, menetapkan sasaran, mempelajari target, membuat konten yang relevan dan memperhatikan waktu penayangan.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan empat puluh delapan alur cerita konten Program Prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang harus disusun oleh BBPMP Provinsi Jawa Barat pada tahun 2024 ini salah satunya sebagai upaya menjaga keberlangsungan gerakan Merdeka Belajar.
Foto oleh: Imanbees Foto Bersama pada Kegiatan Kick Off PPDB 2024
Kota Bandung, 080524,WK,- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menegaskan tak boleh ada praktik jual beli kursi pada proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. Hal itu disampaikan Bey dalam Kick Off PPDB Jabar 2024 di Aula Barat Gedung Sate, Rabu, 8 Mei 2024.
“Saya menekankan betul kepada Kadisdik jangan ada lagi titip-titipan, satu kursi sekian juta saya minta transparan. Masyarakat harus puas dengan proses PPDB 2024 ini,” ujar Bey Machmudin.
Saya titipkan kepada seluruh kepala dinas baik provinsi dan seluruh kabupaten kota termasuk Kantor Cabang Dinas (KCD) untuk mengacu pada suatu aturan yaitu jujur, bersih, transparan, dan akuntabel. Aturan masih sama dengan tahun lalu, tapi saya minta lebih jelas dan lebih tegas ditegakkan, juga jika ada pemalsuan data termasuk yang titip-titip kami akan tegas dengan melibatkan saber pungli,” jelas Bey.
Menurut Bey, semua proses dalam PPDB harus berjalan transparan. Setiap keluhan masyarakat harus dijawab dengan jelas oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
“Jalankan PPDB tahun ini dengan penuh integritas!”, tegas Bey, “kepada orangtua, saya ingatkan jangan percaya pada orang yang berjanji akan membantu untuk memasukkan anak ke sekolah yang dituju,” lanjut Bey, “tahun ini tidak ada titipan yang berlaku,” tegasnya lagi.
Bey menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya terus memberikan pendidikan yang merata, inklusif dan progresif untuk masa depan generasi penerus bangsa.
Kick off ini juga diisi penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas oleh Ketua DPRD Jabar, Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Panglima Komando Daerah Jayakarta, Kepala Kepolisian Daerah Jabar, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar.
Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas untuk memastikan pelaksanaan PPDB di Jabar berjalan lancar, objektif, transparan, dan akuntabel untuk memastikan hak setiap peserta didik mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.
Adapun PPDB SMA, SMK, SLB 2024 di Jawa Barat terbagi dalam dua tahap, dimulai pada 3 Juni dan berakhir 9 Juli 2024.
Foto: SS dari webinar Pendampingan Dinas Pendidikan Dalam Pembentukan dan Aktivasi Forum Komunikasi
Bandung Barat, 080524), WK, – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat Rabu, 8 Mei 2024 menyelenggarakan webinar pendampingan pada Dinas Pendidikan dalam pembentukan dan aktivasi Forum Komunikasi dalam mendukung implementasi 3 target perubahan di satuan Pendidikan PAUD dan SD. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting tersebut diikuti peserta dari Dinas Pendidikan dan Forum Komunikasi PAUD-SD dari 27 Kab/Kota se-Jawa Barat.
Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuningsih menyampaikan bahwa untuk mendukung ketercapaian 3 target perubahan pada gerakan transisi PAUD-SD yang menyenangkan diperlukan peran aktif forum komunikasi PAUD-SD.
Sri Purwanti, Widyaprada BBPMP Jabar sebagai narasumber menyampaikan materi “Peran Dinas Pendidikan dalam Gerakan Transisi PAUD SD yang Menyenangkan.” Pada paparannya, Sri menyampaikan tanpa ada advokasi dari Dinas Pendidikan, gerakan transisi PAUD- SD tidak akan terjadi secara menyeluruh. Dinas Pendidikan perlu mendampingi satuan pendidikan melaksanakan tiga target perubahan, menyosialisasikan pemanfaatan alat bantu pembelajaran untuk menerapkan tiga target perubahan, melakukan perubahan pembelajaran, dan mendokumentasikan perubahan tersebut dengan mengunggahnya menjadi bukti karya di Platfom Merdeka Mengajar (PMM), mendampingi peningkatan kapasitas satuan pendidikan dalam menerapkan pembelajaran, serta melakukan pemantauan dan evaluasi.
Selanjutnya, Sri Lilis Herliyanti, Widyaprada BBPMP Jabar menyampaikan topik “Peran Forum Komunikasi dalam Mendukung Gerakan Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan.” Peran Forum Komunikasi PAUD-SD sangat penting untuk mengawal keberlangsungan sinergi antara PKG PAUD dan KKG SD dan penggunaan alat bantu praktik pembelajaran lintas jenjang yang dapat digunakan di wadah-wadah tersebut, serta terciptanya satuan PAUD dan SD yang memiliki kesiapan dalam mengimplementasikan program kesiapan bersekolah secara terintegrasi, jelasnya.
Forum Komunikasi PAUD-SD memiliki peran dan tanggung jawab untuk melakukan advokasi terkait memberi informasi cara mengakses alat bantu dan pemanfaatannya bagi satuan pendidikan untuk persiapan tahun ajaran baru. Kemudian mendorong pendidik dan tenaga kependidikan satuan PAUD-SD untuk belajar bersama di komunitas belajar dengan menggunakan alat bantu yang disediakan, imbuhnya. Dinas Pendidikan dan Forum Komunikasi PAUD-SD sebaiknya membuat aksi konkrit dari rencana tindak lanjut yang telah disusun untuk mencapai tiga target perubahan, pungkasnya.
Bandung Barat, 060524, WK,- Dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan donor darah, pada Kamis, 2 Mei 2024, selepas Upacara Peringatan Hardiknas.
“Kegiatan donor darah ini sebenarnya merupakan rutinitas kami,” urai Sri Wahyuningsih, Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat dalam sambutan pembukaan kegiatan, ”donor darah ini bagian dari program Bantuan untuk orang sekitar (BuRAS), yaitu bantuan yang menjadi inisiasi BBPMP Provinsi Jawa Barat, sebagai implementasi lembaga yang menerapkan zona integritas wilayah bebas bersih melayani,” tambah beliau.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai yang memenuhi persyaratan ini, terlaksana berkat kerjasama dengan pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).
Melalui donor darah ini Sri Wahyuni berharap agar pegawai menjaga kesehatan, dengan cara disiplin hidup bersih, menjaga pola makan, memperhatikan makanan yang dimakan, menjaga ritme tidur yang baik, istirahat yang cukup, dan olahraga yang baik. Dalam keadaan sehat, persyaratan untuk menjadi pendonor pun terpenuhi sehingga dapat menyumbangkan darah kepada saudara-saudara yang membutuhkan.
Selain itu, dalam keadaan sehat dan bugar, mendorong pegawai untuk lebih berintegritas melayani masyarakat, produktivitas kerjanya meningkat, serta dapat mengantarkan terwujudnya BBPMP Provinsi Jawa Barat menjadi organisasi berahlak, meraih ZI WBBM.
Menurut Tarmizi, selaku penanggungjawab kegiatan ini pegawai yang memenuhi persyaratan dan dapat mendonorkan darahnya sekitar 40 orang. Selanjutnya, kegiatan donor darahini akan diselenggarakan kembali pada akhir Mei 2024 pada puncak peringatan Hardiknas 2024 di Gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung.
Bandung Barat, (070524), WK; Lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin gerakan Merdeka Belajar, namun lima tahun juga bukan waktu yang lama untuk membuat perubahan yang menyeluruh. Demikian Sri Wahyuningsih, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan ( BBPMP) Provinsi Jawa Barat membacakan pidato Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), pada Kamis, 2 Mei 2024.
Kita sudah berjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan. Lanjut beliau.
Peringatan Hardiknas yang diikuti oleh seluruh pegawai BBPMP Provinsi Jawa Barat ini, berlangsung dengan khidmat, dipimpin oleh Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuningsih. Adapun inti dari pidato kenegaraan tersebut adalah sedikit kilas balik perjalanan gerakan Merdeka Belajar, sekaligus menjadikan momentum peringatan ini sebagai pemicu semangat untuk melanjutkan gerakan Merdeka Belajar, melakukan transformasi pendidikan yang menyeluruh, ke arah pewujudan sekolah yang dicita-citakan.
Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mari terus bergotong royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan Merdeka Belajar!
Jakarta, 6 Mei 2024 – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menyelenggarakan Gala Kreasi Video Gerakan Sekolah Sehat sebagai bentuk apresiasi kepada satuan pendidikan yang telah mengimplementasikan Gerakan Sekolah Sehat (GSS).
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada seluruh warga sekolah untuk berkreasi menggambarkan praktik baik implementasi 5 Sehat, meliputi: Sehat Bergizi, Sehat Fisik, Sehat Imunisasi, Sehat Jiwa, Sehat Lingkungan. Tema yang diangkat untuk kegiatan tahun ini adalah “Sekolah Sehat, Generasi Hebat”.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP), I Nyoman Rudi Kurniawan, meyakini bahwa kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif. Ia berharap, kegiatan ini dapat semakin mendorong masifnya implementasi Gerakan Sekolah Sehat oleh satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
“Kita berharap hal ini akan berujung pada meningkatnya status kesehatan satuan pendidikan dan seluruh ekosistemnya, terutama kesehatan para peserta didik,” ujar Nyoman yang merupakan Supervisor dari Gerakan Sekolah Sehat, Senin (6/5).
Nyoman menambahkan, Gala Kreasi Video Gerakan Sekolah Sehat 2024 diselenggarakan sejak 6 Mei hingga 30 Juni 2024. Topik lomba berfokus pada aktivasi 5 Sehat yang dibagi ke dalam dua kategori yaitu kategori Video Terbaik dan Video Inspiratif. Ajang ini dapat diikuti oleh berbagai satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) seluruh Indonesia.
“Oleh karena itu, saya juga menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan terkait untuk dapat bersama-sama mendukung kegiatan ini,” tambahnya.
Terdapat sejumlah syarat dan ketentuan yang perlu diperhatikan oleh setiap calon peserta dalam berpartisipasi kegiatan, salah satunya adalah menyertakan takarir (caption) maksimal 2000 karakter berisi: nama satuan pendidikan, cerita singkat video, ajakan (mention) tiga akun satuan pendidikan lain untuk turut berpartisipasi membuat video kreasi GSS, dan menuliskan tagar (hashtag) #UKS, #GalaKreasiVideoGSS, dan #SekolahSehatGenerasiHebat.
Proses penilaian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama melibatkan penilaian aspek administratif, termasuk kesesuaian video terhadap ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan. Sementara itu, tahap kedua menilai substansi video, yang mencakup kekuatan pesan serta kualitas teknis dalam pengambilan gambar dan pengeditan video.
Para pemenang akan diundang untuk menghadiri acara puncak perayaan Gala Kreasi Gerakan Sekolah Sehat 2024 di Jakarta dan akan diberikan piagam penghargaan serta dana pembinaan sebagai tanda apresiasi.
Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat berdasarkan Keputusan Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyakarat (BKHM) Kemendikbudristek Nomor OOL/K-PPID/11/2024 tentang Hasil Monitoring dan Evaluasi Layanan Informasi Publik di Kemendikbudristek tahun 2023 meraih penganugerahan penghargaan atas Keterbukaan Informasi Publik dengan Kategori “INFORMATIF”.
Penganugerahan Penghargaan Mendikbudristek kepada Unit dan Satuan Kerja atas Kinerja Terbaik TA 2023 ini digelar pada Selasa (30/04/2024) yang berlangsung di Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Senayan, Jakarta.
“Keberlanjutan dan keberhasilan dari gerakan merdeka belajar sangat bergantung pada komitmen kita untuk mengedepankan transpransi dalam pengelolaan anggaran” ucap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.
Nadiem pun berpesan kebijakan, program, dan anggaran Unit dan Satuan Kerja Kemendikbudristek harus berfokus kepada 3 hal yaitu:
alokasi dan pemanfaat yang berkualitas,
bebasis kinerja,
berorientasi kepada hasil.
Kegiatan tersebut menjadi pedoman Unit dan Satuan Kerja Kemendikbudristek agar upaya perbaikan layanan pendidikan dan kebudayaan dapat terus dan semakin terakselerasi.
Dalam laporannya, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti menyampaikan ada 4 penghargaan yang diberikan kepada Unit Kerja dan Satuan Kerja di lingkungan Kemendikbudristek, diantaranya; Penghargaan atas Nilai Kinerja Anggaran (NKA), Penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dan Pengolah Kearsipan Terbaik tahun 2023.
Suharti juga menjelaskan upaya yang dilakukan Unit Kerja dan Satuan Kerja di lingkungan Kemendikbudristek akan memberikan dampak dan memberikan manfaat melalui layanan pendidikan yang semakin baik, semakin berkualitas, dan semakin merata.
“Selamat kepada seluruh Unit Kerja dan Satuan Kerja di lingkungan Kemendikbudristek; apresiasi kami setinggi-tingginya atas keberhasilan mengelola akuntabilitas kinerjanya dengan baik, semoga penghargaan ini menjadi pengingat untuk senantiasa menguatkan komitmen dan kinerja dalam melayani masyarakat,” tutup Nadiem Makarim.
Kota Bandung, 24/04/2024, WK,- Momentum penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Barat terus bergulir. Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar Workshop Uji Kesetaraan sebagai bagian dari strategi sosialisasi dan peningkatan pemahaman terkait kebijakan ini di tingkat pemerintah daerah (pemda).
Kegiatan yang dihadiri oleh 56 peserta dari tim teknis se-Jawa Barat dan perwakilan dari BBPMP Provinsi Jabar ini menjadi wadah diskusi yang vital. Tidak hanya itu, narasumber dari pusat dan beberapa pemda turut berbagi praktek baik terkait uji kesetaraan, memberikan cahaya baru dalam pemahaman akan pentingnya kebijakan ini.
Dalam suasana yang penuh semangat, koordinator Tim Kerja 4, Dudi Solahudin, M.Pd, membuka kegiatan tersebut mewakili Kepala. Salah satu sorotan utama dalam workshop ini adalah pembahasan mengenai Pedoman Penyelenggaraan Uji Kesetaraan dan strategi implementasinya di Pendidikan Khusus BM. Diskusi pun menggali pengalaman praktisi uji kesetaraan dari berbagai daerah seperti Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Kuningan, Ciamis dan Subang.
Peran BBPMP sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direkotrat Jenderal PAUD, Dikdas, Dikmen sangat berkaitan erat dengan Pemerintah Daerah (Pemda), dalam hal ini Dinas Pendidikan, mengawal transformasi di satuan pendidikan. Mengingat jumlah satuan pendidikan di Jawa Barat sedemikian banyak, kolaborasi dengan Disdik menjadi krusial. Meskipun BBPMP memiliki keterbatasan sumber daya manusia, kerjasama dengan Disdik memungkinkan pendekatan yang lebih luas melalui pengawas, penilik, dan pamong belajar untuk memastikan implementasi kebijakan Merdeka Belajar berjalan lancar hingga ke satuan pendidikan.