Refleksi dan Perencanaan Daerah Perkuat Kolaborasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Refleksi dan Perencanaan Daerah Perkuat Kolaborasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Cirebon – INOVASI Jawa Barat menyelenggarakan Pertemuan Refleksi dan Perencanaan Daerah Kabupaten Mitra INOVASI di Kabupaten Cirebon dan Sumedang pada Rabu (3/6). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung peningkatan mutu pendidikan dan hasil belajar murid, khususnya pada aspek literasi, numerasi, dan karakter.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program selama periode 2025-2026 sekaligus merumuskan arah pengembangan program pada periode 2026-2027. Melalui proses refleksi bersama, berbagai capaian, tantangan, dan peluang penguatan program dibahas sebagai dasar penyusunan strategi kolaborasi yang lebih efektif di masa mendatang.

Beragam pemangku kepentingan turut hadir dalam forum ini, mulai dari BBPMP Provinsi Jawa Barat, BBGTK Jawa Barat, pemerintah daerah tingkat provinsi dan kabupaten, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dan Sumedang, satuan pendidikan, ekosistem gugus, hingga perguruan tinggi. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berdampak pada pembelajaran murid.

Selain menjadi wadah refleksi, pertemuan ini juga menjadi ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman, praktik baik, penyampaian kebijakan dan dukungan, serta gagasan inovatif yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Cirebon dan Sumedang. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman tersebut, para pemangku kepentingan memperoleh berbagai masukan untuk memperkuat implementasi program dan mendorong peningkatan hasil belajar murid di kedua daerah.

Melalui diskusi dan perencanaan bersama, para peserta menyepakati pentingnya memperkuat kolaborasi serta memperluas penyebarluasan praktik baik yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi pembelajaran. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program sekaligus memperluas manfaatnya bagi lebih banyak sekolah dan peserta didik.

Dengan semangat gotong royong dan pembelajaran bersama, kolaborasi yang terbangun melalui forum ini diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan dan hasil belajar murid di Kabupaten Cirebon dan Sumedang secara berkelanjutan.

Tim Media

BBPMP Provinsi Jawa Barat Perkuat Kompetensi Tim Zona Integritas WBBM

BBPMP Provinsi Jawa Barat Perkuat Kompetensi Tim Zona Integritas WBBM

Bandung Barat – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Tim Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 3-5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi sekaligus peningkatan kualitas tata kelola organisasi dan pelayanan publik di lingkungan BBPMP Provinsi Jawa Barat.

IHT tersebut diikuti oleh Tim Pembangunan Zona Integritas BBPMP Jawa Barat sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pembangunan Zona Integritas secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyelaraskan pemahaman dan meningkatkan sinergi antaranggota tim dalam menjalankan berbagai program penguatan integritas organisasi.

Dalam pelaksanaannya, BBPMP Jawa Barat menghadirkan narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Itjen Kemendikdasmen), yaitu Heru Widodo, Ira Khuyyirati, dan Bambang Mursito. Para narasumber memberikan penguatan terkait pembangunan Zona Integritas, strategi peningkatan kualitas pelayanan publik, serta langkah-langkah mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

Melalui berbagai materi yang disampaikan, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi Zona Integritas WBBM. Penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program dan inovasi yang berkontribusi pada terciptanya tata kelola organisasi yang transparan, efektif, dan akuntabel.

Selain meningkatkan kompetensi individu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya budaya kerja yang kolaboratif dan berintegritas. Dengan kapasitas tim yang semakin kuat, BBPMP Jawa Barat diharapkan mampu mengoptimalkan upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Melalui kegiatan ini, BBPMP Provinsi Jawa Barat meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas. Penguatan Zona Integritas WBBM diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja organisasi, tetapi juga menghadirkan layanan publik yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Tim Media

Momahe BBPMP Jabar Meriahkan Pameran Pendidikan Hardiknas di Kabupaten Subang

Momahe BBPMP Jabar Meriahkan Pameran Pendidikan Hardiknas di Kabupaten Subang

Kabupaten Subang – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat turut memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 melalui kehadiran Mobil Mainan Anak Hebat (Momahe) dalam Pameran Pendidikan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang. Kegiatan berlangsung pada 2 Juni 2026 di Halaman Kantor Bupati Subang dan menjadi bagian dari rangkaian apresiasi terhadap insan pendidikan di Kabupaten Subang.

Pameran Pendidikan tersebut menampilkan berbagai karya dan inovasi dari sekolah serta lembaga pendidikan berprestasi se-Kabupaten Subang. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, H. Heri Sopandi, serta diikuti oleh guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat yang antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.

Pada kesempatan tersebut, Momahe BBPMP Jabar menjadi salah satu wahana edukatif yang menarik perhatian peserta didik usia dini. Anak-anak dari TK Negeri Pembina, TK Kartika Candra, dan TK Panji Kencana tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas bermain sambil belajar dengan pendampingan guru.

Melalui beragam permainan edukatif, Momahe dirancang untuk mendukung stimulasi tumbuh kembang anak usia dini. Berbagai aktivitas yang tersedia membantu mengembangkan kreativitas, keterampilan motorik halus dan kasar, serta melatih kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, dan bersosialisasi dalam suasana yang menyenangkan.

Selain itu, kehadiran Momahe juga menjadi sarana untuk mengenalkan literasi sejak dini melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan ramah anak. Konsep belajar melalui bermain diharapkan dapat menumbuhkan minat belajar sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.

Rangkaian kegiatan Hardiknas di Kabupaten Subang turut ditutup dengan Malam Apresiasi Pendidikan yang dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Subang, Reynaldi Putra Andita. Momentum tersebut menjadi wujud penghargaan bagi insan pendidikan sekaligus memperkuat sinergi berbagai pihak dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi masyarakat Subang.

Tim Media

BBPMP Provinsi Jawa Barat Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

BBPMP Provinsi Jawa Barat Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Bandung Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 pada Senin (1/6/2026) sebagai bentuk penguatan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dengan penuh khidmat di lingkungan kantor BBPMP Provinsi Jawa Barat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Dalam amanatnya, Plt. Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Mardi Wibowo selaku pembina upacara membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap denyut kehidupan bangsa. Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” dan “jangkar moral” bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.

Pidato tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekedar simbol atau hafalan. Selain itu, Kepala BPIP menegaskan pentingnya memastikan setiap kebijakan dan langkah pembangunan tetap berlandaskan nilai keadilan sosial serta tidak meninggalkan masyarakat kecil. 

Melalui momentum peringatan Hari Lahir Pancasila ini, BBPMP Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas, pelayanan publik, dan penguatan karakter peserta didik guna mendukung transformasi pendidikan yang bermutu dan berkeadilan.
(Tim Media)

Tumbuhkan Solidaritas, BBPMP Provinsi Jawa Barat Salurkan Daging Kurban pada Iduladha 1447 H

Tumbuhkan Solidaritas, BBPMP Provinsi Jawa Barat Salurkan Daging Kurban pada Iduladha 1447 H

Bandung Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat menyalurkan daging kurban kepada masyarakat dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M. Kegiatan yang dilaksanakan pada 28 Mei 2026 atau 11 Dzulhijjah 1447 H tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan lembaga maupun masyarakat sekitar.

Hari Raya Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah Swt melalui ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan nilai kemanusiaan, keikhlasan, dan solidaritas sosial. Semangat berbagi melalui kurban diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan antarsesama.

Sebagai wujud kepedulian tersebut, sebanyak 16 pegawai BBPMP Provinsi Jawa Barat turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Melalui panitia kurban, terkumpul 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang kemudian dipotong dan didistribusikan kepada masyarakat sekitar.

Plt. Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Mardi Wibowo, menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini menjadi cerminan budaya gotong royong dan empati sosial yang tumbuh dari kesadaran para pegawai.

“Kami meyakini bahwa institusi yang baik tidak hanya bekerja menghadirkan mutu layanan pendidikan, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Semoga semangat berbagi melalui kurban ini membawa keberkahan, mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar, serta menguatkan budaya kerja yang humanis dan penuh makna,” ujarnya.

Penyaluran daging kurban tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program “Tebar Kurban untuk Negeri” yang diinisiasi oleh Kemendikdasmen. Selain menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, ibadah kurban diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

(Tim Media)

BBPMP Provinsi Jawa Barat Perkuat Pendampingan Percepatan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026

BBPMP Provinsi Jawa Barat Perkuat Pendampingan Percepatan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026

Jawa Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat terus memperkuat implementasi digitalisasi pembelajaran melalui kegiatan Pendampingan Percepatan Pemanfaatan Digitalisasi Pembelajaran kepada 27 kabupaten/kota di provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi sekaligus menyamakan pemahaman terkait kebijakan digitalisasi pembelajaran tahun 2026.

Pendampingan tahap 1 dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada 19–20 Mei 2026 dan 21–22 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan dinas pendidikan sebagai mitra strategis dalam mendorong implementasi pembelajaran digital yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan di satuan pendidikan.

Pelaksanaan pendampingan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai program penguatan kapasitas yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahun 2025, BBPMP Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan bimbingan teknis pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) kepada 300 satuan pendidikan. Selain itu, pada Februari hingga Maret 2026, juga telah diselenggarakan tiga gelombang bimbingan teknis bagi 3.000 tenaga pendidik jenjang PAUD Dikdasmen di Jawa Barat.

Melalui kegiatan ini, dinas pendidikan bersama BBPMP Provinsi Jawa Barat melakukan penguatan strategi percepatan pemanfaatan digitalisasi pembelajaran, pemetaan kebutuhan sarana pendukung, hingga identifikasi berbagai tantangan implementasi di satuan pendidikan. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar transformasi digital pendidikan dapat berjalan secara merata di seluruh wilayah Jawa Barat.

Lebih dari itu, digitalisasi pembelajaran tidak hanya dipandang sebagai pemanfaatan perangkat teknologi semata, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menghadirkan ekosistem belajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat kompetensi yang relevan dengan tantangan masa depan.

Implementasi digitalisasi pembelajaran juga mendapat respons positif dari para tenaga pendidik di satuan pendidikan. Seorang guru peserta pendampingan menyampaikan bahwa penggunaan papan interaktif digital membantu proses pembelajaran di kelas menjadi lebih modern, meningkatkan antusiasme belajar siswa, serta membuat siswa lebih aktif dan bersemangat untuk berpartisipasi di depan kelas. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BBPMP Provinsi Jawa Barat yang telah memfasilitasi penyediaan papan interaktif digital tersebut.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, BBPMP Provinsi Jawa Barat berharap akselerasi digitalisasi pembelajaran dapat semakin optimal dan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

(Tim Media)