Kick Off SPMB 2026/2027, Wujudkan Pendidikan sebagai Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Kick Off SPMB 2026/2027, Wujudkan Pendidikan sebagai Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Kabupaten Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung resmi memulai rangkaian Kick Off Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Gedung Mohamad Toha, Kompleks Pemda Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., bersama Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb.

Acara pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya proses SPMB di Kabupaten Bandung yang diharapkan berjalan lebih tertib, transparan, dan terarah. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan yang lebih berkualitas.

Dalam sambutannya, Bupati Dadang Supriatna menyampaikan bahwa penyelenggaraan SPMB Kabupaten Bandung Tahun Ajaran 2026/2027 dilakukan dengan mengedepankan prinsip pemerataan akses pendidikan. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan serta lintas sektor untuk mewujudkan sistem yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik.

“Yang kita lakukan adalah memperbaiki akurasi data supaya perencanaan pendidikan lebih tepat sasaran,” ungkap  Dadang.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa proses SPMB dilaksanakan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Kebijakan ini juga diperkuat dengan hadirnya program Beasiswa Bedas Calakan, yang ditujukan untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Bandung dapat mengakses pendidikan tanpa hambatan ekonomi.

Melalui pelaksanaan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar serta menjadi langkah nyata dalam menjamin bahwa pendidikan merupakan hak dasar yang harus dapat diakses oleh seluruh anak tanpa terkecuali.

(Tim media)

Hari Kebangkitan Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Pendidikan dan Persatuan Bangsa

Hari Kebangkitan Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Pendidikan dan Persatuan Bangsa

Bandung Barat – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 yang jatuh pada Rabu, 20 Mei kembali menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Tahun ini, pemerintah menetapkan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” sebagai pesan utama dalam peringatan Harkitnas ke-118. Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga dan membina generasi muda sebagai fondasi menuju Indonesia yang kuat, mandiri, dan berdaulat.

Hari Kebangkitan Nasional menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan Indonesia karena menandai lahirnya kesadaran nasional dan semangat persatuan dalam melawan penjajahan. Nilai perjuangan itu hingga kini masih relevan di tengah tantangan perkembangan zaman.

Dalam momentum tersebut, Komalasari, S.Pd., M.Pd., Kepala BBPMP Jawa Barat mendorong seluruh pegawainya agar menjadi motor penggerak pembinaan generasi muda melalui peningkatan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan dan mengajak masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai langkah awal menjaga masa depan bangsa. Selain menekankan pentingnya pendidikan, masyarakat juga diajak memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan literasi digital guna mendukung terciptanya pendidikan yang bermutu dan merata bagi seluruh anak bangsa.

Peringatan Harkitnas 2026 juga menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan fisik, tetapi juga lewat kolaborasi, inovasi, dan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan serta pembangunan nasional.

Melalui peringatan ini, semangat persatuan dan optimisme diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

(Tim Media)