by Tim Media | Jan 12, 2026 | Warta Kiwari
Tasikmalaya – Pemerintah terus mendorong pemerataan akses serta peningkatan mutu pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Langkah ini kembali terlihat dengan diresmikannya sejumlah Unit Sekolah Baru (USB) dan hasil revitalisasi sekolah tahun 2025 yang dipusatkan di SMA Negeri 11 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu, 11 Januari 2026.
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., didampingi Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Acara ini turut dihadiri jajaran Muspida, Dinas Pendidikan, organisasi kepemudaan, lembaga masyarakat, tokoh masyarakat, camat, hingga para pendidik.
SMA Negeri 11 Tasikmalaya yang berada di Kecamatan Bungursari kini menjadi simbol penting pemerataan layanan pendidikan menengah di wilayah yang sebelumnya belum memiliki sekolah negeri. Kehadiran lembaga pendidikan baru ini diharapkan memperluas akses masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan yang lebih memadai.
“Pembangunan ini diawali usulan tokoh masyarakat setempat. Kebetulan ada warga dermawan yang menghibahkan tanahnya. Pemerintah pusat kemudian menjadikannya program prioritas demi meningkatkan mutu sarana pendidikan,” jelas Prof. Atip.
Ia menitipkan pesan kepada masyarakat agar merawat fasilitas pendidikan tersebut dengan sepenuh hati. “Mari kita jaga bersama agar SMAN 11 menjadi sekolah unggulan yang membanggakan bagi Kota Tasikmalaya,” ujarnya.
Revitalisasi satuan pendidikan mencakup sejumlah peningkatan, mulai dari perbaikan sarana prasarana, penataan lingkungan sekolah, hingga penyediaan fasilitas dasar seperti air bersih dan sanitasi. Program ini bertujuan menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas demi menunjang proses pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik.
Dalam sambutannya, Prof. Atip Latipulhayat menegaskan bahwa revitalisasi pendidikan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Ia mengingatkan bahwa upaya peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter siswa, serta penciptaan budaya sekolah yang bersih dan aman harus berjalan seiring dengan pengembangan infrastruktur pendidikan.
( Tim Media)
by Tim Media | Jan 9, 2026 | Warta Kiwari
Garut — Dalam upaya memperkuat budaya sekolah yang aman, nyaman, dan bebas perundungan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali mensosialisasikan Gerakan Rukun Sama Teman kepada satuan pendidikan di Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama ratusan siswa SMPN 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Kamis (8/1), dan dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.
“Pendidikan nasional bertujuan untuk membangun generasi bangsa yang unggul, membentuk sumber daya manusia hebat, dan generasi muda yang kuat. Jadilah generasi muda yang serba tau, generasi serba bisa, serta generasi rendah hati dan berakhlak mulia, guna membangun kemajuan untuk Garut dan Indonesia,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, di Garut, Kamis (8/1).
Dalam sambutannya, Menteri Mu’ti menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia. Ia mengajak para siswa untuk membiasakan diri menjalankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai fondasi perilaku positif baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sosial. Menurutnya, ilmu, seni, dan akhlak yang baik akan menjadi bekal utama bagi siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, semoga anak-anak Indonesia memiliki mental yang sehat dan raga kuat. Jadikan ilmu sebagai modal utama untuk menjalani hari, dengan ilmu semua menjadi mudah, dengan seni semua menjadi indah, dan dengan akhlak semua menjadi mulia,” ucap Menteri Mu’ti.
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, turut memberikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas penyelenggaraan kegiatan tersebut di Garut. Ia menyatakan bahwa Gerakan Rukun Sama Teman merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan suasana sekolah yang harmonis serta mendukung proses pembelajaran tanpa perundungan. Putri juga mengingatkan siswa bahwa mereka merupakan calon generasi Indonesia Emas 2045 yang perlu memiliki kebiasaan belajar dan perilaku positif.
“Kalian adalah calon generasi Indonesia Emas 2045. Untuk itu, anak-anak harus mulai serius belajar dan punya kebiasaan baik. Gerakan ini harus dimaknai dengan membangun hubungan baik sesama teman, sesama teman boleh untuk bercanda tapi tidak boleh saling menyakiti,” ujar Putri.
Sementara itu, Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Rusprita Putri Utami, mengajak siswa untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan menyenangkan. Ia menyebutkan bahwa gerakan ini sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto, yaitu belajar dengan baik, mencintai orang tua, menghormati guru, dan rukun dengan teman. Rusprita menekankan pentingnya kolaborasi seluruh warga sekolah untuk menciptakan iklim belajar yang sehat.
Acara turut diisi dengan pembacaan ikrar Gerakan Rukun Sama Teman oleh seluruh peserta. Para siswa yang hadir menyampaikan kesan positif, termasuk Rifki Aidil Adha dan Regina Calsabila, yang menilai kegiatan ini memberikan motivasi untuk mempererat hubungan antarsiswa dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. Sebagai penutup, Mendikdasmen bersama Wakil Bupati Garut menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian 31 SMP hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025, sebelum seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Hari Baru untuk menyambut semester genap tahun ajaran 2025/2026.
(Tim Media)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemdikdasmen.go.id/main/blog/category/siaran-pers
by Tim Media | Jan 9, 2026 | Warta Kiwari
Bandung Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan audiensi dari Yayasan Sekretariat Masyarakat Anak (SEMAK) bersama Save the Children Indonesia pada Kamis, 8 Januari 2025. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi untuk membahas upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya terkait pembangunan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berperspektif gender bagi anak khususnya jenjang sekolah menengah pertama (SMP).
Dalam sesi audiensi tersebut, SEMAK dan Save the Children Indoneisa menyampaikan perkembangan Program We See Equal. Mereka memaparkan hasil pelaksanaan program serta berbagai pembelajaran dan penerapannya di sejumalah satuan pendidikan di Kabupaten Bandung dan Cianjur. Program ini sebelumnya telah menghasilkan sejumlah praktik baik terkait kesetaraan dan perlindungan anak di lingkungan sekolah
Memasuki tahap pengembangan berikutnya, Program We See Equal diarahkan untuk menjangkau wilayah yang lebih luas melalui dukungan kebijakan daerah. Upaya perluasan ini dinilai penting untuk memperkuat dampak program sekaligus memastikan keberlanjutan implementasinya di satuan pendidikan. dalam hal ini, BBPMP Jawa Barat memiliki posisi strategis terutama dalam penjaminan mutu, pendapingan sekolah, serta fasilitasi pelakasanaan kebijakan pendidikan yang berfokus pada keselamatan, inklusivitas, dan penguatan karakter peserta didik.
BBPMP Jawa Barat turut menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memastikan lingkungan pembelajaran yang berkualitas. Peran lembaga ini sangat penting untuk memastikan berbagai program yang berfokus pada perlindungan anak dan kesetaraan dapat berjalan dengan baik, sekaligus mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan di daerah. Audiensi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun sinergi lebih erat anatra BBPMP Jawa Barat, SEMAK, dan Save the Children Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya pendidikan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan di Jawa Barat.
(Tim media)
by Tim Media | Jan 8, 2026 | Warta Kiwari
Garut — suasana yang penuh antusiasme dan harapan baru menyertai kegiatan Menteri Pendidikan dasar dan Menengah (Mendikdasmen) di Kabupaten Garut pada pagi hari. Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen meresmikan puluhan bangunan SMP di Kabupaten Garut yang menjadi bagian dari penyelesaian Program Revitalisasi Sekolah 2025. Agenda dimulai dengan kegiatan Pagi Ceria di SMPN 1 Tarogong Kaler yang diikuti sekitar 1.240 siswa.
Peresmian ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik. Kemendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi bukan hanya memperbarui bangunan, tetapi juga menguatkan sistem pendukung yang membuat sekolah menjadi ruang yang kondusif bagi perkembangan siswa.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan ke SD Muhammadiyah 4 Garut Kota untuk meresmikan revitalisasi SD Muhammadiyah 1–5 Garut Kota. Sambutan hangat terlihat dari guru dan siswa yang menyambut fasilitas baru sebagai penunjang proses pembelajaran yang lebih efektif.
Di kesempatan yang sama, Mendikdasmen juga menghadiri peresmian revitalisasi di SMK Ciledug Al-Musaddaddiyah Tarogong. Kegiatan tersebut menandai tuntasnya revitalisasi untuk jenjang SMK, SLB, dan PKBM di wilayah Garut.
Melalui revitalisasi sekolah, Kemendikdasmen berharap tercipta kenyamanan menyeluruh di lingkungan pendidikan. Upaya ini diyakini akan membuat siswa lebih tenang ketika belajar dan guru lebih nyaman dalam mengajar, sehingga mutu pembelajaran dapat meningkat secara berkelanjutan.
(Tim media)
by Mila Agustina | Jan 7, 2026 | Uncategorized
Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berani bertindak dan berorientasi pada kepentingan bangsa dalam sebuah taklimat yang berlangsung pada Selasa, (6/1) di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.penegasan tersebut disampaikan sebagai arahan kepada seluruh jajaran agar setiap kebijakan dan program kerja dijalankan secara terarah, terukur, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang, di Padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun 2026,” ucap Presiden mengawali taklimatnya.
Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa evaluasi kinerja dan penajaman sasaran menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan nasional. Kerja nyata ynag dapat dilihat dan dirasakan langsung dilapangan dinilai sebagai tolak ukur utama keberhasilan kepemimpinan, sekaligus upaya menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia,” katanya.
Presiden Prabowo juga memaparkan sejumlah capaian strategis sepanjang tahun 2025, mulai dari swasembada beras dengan cadangan tertinggi dalam sejarah, penguatan ketahanan pangan dan energi, hingga perluasan Program Makan Bergizi Gratis yang kini menjnagkau puluhan juta anak dan ibu hamil. Program-program tersebut dinilai berkontribusi langsung terhadapa peningkatan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Apa yang kita telah capai, menurut saya sangat membanggakan. Kita maju ke hadapan rakyat dengan sesuatu strategi, strategi tertulis, strategi terukur, strategi melalui kajian puluhan tahun,” ujar Presiden saat memberikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 6 Januari 2026.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan perlunya konsentrasi penuh terhadap langkah-langkah nyata serta capaian yang menjadi target pemerintah pada tahun 2026. Presiden mendorong seluruh jajaran untuk memiliki arah kerja yang jelas dan terukur dalam pelaksanaan program pembangunan ke depan.
“Selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan, sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” lanjutnya.
Taklimat awal tahun tersebut sebelumnya diawali dengan pemutaran video perkembangan kinerja Satuan Tugas (Satgas) Jembatan selama pekan pertama 2026. Tayangan tersebut menjadi pengantar untuk menampilkan capaian kerja pemerintah di lapangan, khususnya dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur.
Presiden menegaskan agar seluruh jajaran pemerintahan senantiasa bekerja dengan niat yang bersih, keberanian mengambil keputusan strategis, serta mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan dan program kerja.
(Tim media)
Sumber: kementerian Sekretariat Negara RI