BBPMP Provinsi Jawa Barat Perkuat Pendampingan Percepatan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026
Jawa Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat terus memperkuat implementasi digitalisasi pembelajaran melalui kegiatan Pendampingan Percepatan Pemanfaatan Digitalisasi Pembelajaran kepada 27 kabupaten/kota di provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi sekaligus menyamakan pemahaman terkait kebijakan digitalisasi pembelajaran tahun 2026.
Pendampingan tahap 1 dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada 19–20 Mei 2026 dan 21–22 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan dinas pendidikan sebagai mitra strategis dalam mendorong implementasi pembelajaran digital yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan di satuan pendidikan.
Pelaksanaan pendampingan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai program penguatan kapasitas yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahun 2025, BBPMP Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan bimbingan teknis pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) kepada 300 satuan pendidikan. Selain itu, pada Februari hingga Maret 2026, juga telah diselenggarakan tiga gelombang bimbingan teknis bagi 3.000 tenaga pendidik jenjang PAUD Dikdasmen di Jawa Barat.
Melalui kegiatan ini, dinas pendidikan bersama BBPMP Provinsi Jawa Barat melakukan penguatan strategi percepatan pemanfaatan digitalisasi pembelajaran, pemetaan kebutuhan sarana pendukung, hingga identifikasi berbagai tantangan implementasi di satuan pendidikan. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar transformasi digital pendidikan dapat berjalan secara merata di seluruh wilayah Jawa Barat.
Lebih dari itu, digitalisasi pembelajaran tidak hanya dipandang sebagai pemanfaatan perangkat teknologi semata, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menghadirkan ekosistem belajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat kompetensi yang relevan dengan tantangan masa depan.
Implementasi digitalisasi pembelajaran juga mendapat respons positif dari para tenaga pendidik di satuan pendidikan. Seorang guru peserta pendampingan menyampaikan bahwa penggunaan papan interaktif digital membantu proses pembelajaran di kelas menjadi lebih modern, meningkatkan antusiasme belajar siswa, serta membuat siswa lebih aktif dan bersemangat untuk berpartisipasi di depan kelas. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BBPMP Provinsi Jawa Barat yang telah memfasilitasi penyediaan papan interaktif digital tersebut.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, BBPMP Provinsi Jawa Barat berharap akselerasi digitalisasi pembelajaran dapat semakin optimal dan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.
(Tim Media)