BBPMP Jabar Dampingi Penyusunan Program Kerja Pokja BSAN
Dalam rangka mengoptimalkan peran Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, BBPMP Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Advokasi dan Pendampingan Penyusunan Program Kerja Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) secara daring pada Selasa (30/06). Kegiatan ini diikuti oleh Tim Pokja BSAN Provinsi serta Kabupaten/Kota.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala BBPMP Jawa Barat, dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada seluruh kabupaten/kota dan Provinsi di Jawa Barat yang telah mendukung dan menjalankan kebijkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Permendiknasmen Nomor 6 Tahun 2026.
Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman memandatkan kepada seluruh kepala daerah untuk membentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman paling lambat 6 (enam) bulan sejak peraturan tersebut diundangkan.
Pembentukan pokja dituangkan dalam surat keputusan (SK) kepala daerah yang secara resmi mengesahkan keberadaan, tugas, fungsi, susunan kenggotaan, dan anggaran pokja dan saat ini ada beberapa Kab/Kota yang sudah terbentuk. Kegiatan ini melibatkan Setda Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Kab/Kota se-Jawa Barat dengan Narasumber Bapak Anom Haryo Bimo Suseto dari Pusat Penguatan Karakter Kemendikasmen.
Keluaran dari kegiatan ini adalah tersusunnya rancangan Program Kerja Pokja BSAN di setiap daerah. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemda dalam mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di wilayahnya masing-masing.