Perkuat Pembelajaran SD melalui PM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial

Perkuat Pembelajaran SD melalui PM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial

Bandung Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat menyambut kunjungan belajar dari SDN Manunggal Bhakti Kota Sukabumi dalam rangka memperkuat pemahaman dan praktik penjaminan mutu pendidikan di satuan pendidikan pada Rabu (2/9/2026). Kunjungan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan guru dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Kunjungan belajar tersebut mengangkat materi optimalisasi peran guru dalam penjaminan mutu pendidikan di satuan pendidikan. Selain itu, para guru juga mendapatkan pendalaman terkait Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) pada jenjang sekolah dasar.

Pembahasan tersebut memberikan ruang bagi para guru untuk memperluas wawasan, bertukar praktik baik, sekaligus mengeksplorasi penerapan PM dan KKA dalam pembelajaran di sekolah dasar. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu pendidik menerapkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan pendidikan serta kebutuhan peserta didik.

Melalui pelatihan ini, guru tidak hanya diperkenalkan pada konsep dan perkembangan teknologi, tetapi juga didorong untuk mengintegrasikannya secara tepat dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang lebih bermakna sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan pemecahan masalah pada peserta didik.

Kegiatan kunjungan belajar ini juga menjadi kesempatan bagi guru untuk memperoleh pengalaman dan referensi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Pertukaran praktik baik antara pendidik diharapkan dapat memperkaya pendekatan pembelajaran sekaligus mendukung terciptanya proses pembelajaran yang semakin adaptif dan berkualitas.

Pada akhirnya, keberhasilan transformasi pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan pendidik dalam menggunakannya secara pedagogis, kritis, dan bertanggung jawab. Karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi bagian penting agar pemanfaatan teknologi, PM, serta KKA dapat diterapkan secara tepat dan memberikan manfaat bagi proses pembelajaran di satuan pendidikan.