Sukabumi, 27/11/2023 – Kembali Kepala BBPMP Jabar mendapat penghargaan atas dukungan dan kolaborasinya dalam mengawal implementasi kebijakan Merdeka Belajar, kali ini dari Walikota Sukabumi bersamaan dengan Puncak Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 78 di lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Penghargaan diterima oleh Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd. sekaligus bersamaan dengan peringatan Hari Guru Nasional tahun 2023 dan Hari Jadi PGRi ke-78. BBPMP Provinsi Jawa Barat mendapatkan penghargaan dan apresiasi atas kolaborasi dan advokasi kepada pemerintah daerah.
“Terima kasih dan selamat untuk PMO yang sudah melakukan advokasi pendampingan dengan kolaborasi yang luar biasa,” tegas Sri.
Sri berharap bahwa penghargaan ini dapat memberikan lecutan semangat dan motivasi khususnya bagi PMO Kota Sukabumi dan PMO di kabupaten lain di Jawa Barat pada umumnya dalam melakukan advokasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam upaya menukseskan implementasi progra-prpgram prioritas yang telah dicanangkan oleh Kemendikbudristek.
PMO-PMO di semua kabupaten/Kota di Jawa Barat diharapkan dapat bergerak bersama, saling mendukung dan saling mendorong sehingga kehadiran BBPMP Provinsi Jawa Barat sebagai UPT Kemendikbudristek dapat memberikan manfaat dan kepada semua insan dan dunia pendidikan di Jawa Barat.
Yogyakarta (23/10/2023) – Kabupaten Pangandaran, Purwakarta, dan Ciamis adalah tiga daerah di Jawa Barat yang mengalami perkembangan luar biasa dalam pelaksanaan kebijakan merdeka belajar sepanjang tahun 2023. Ketiga kabupaten ini meraih penghargaan terbanyak dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat dalam hal digitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi guru melalui Platform Merdeka Mengajar, pembentukan iklim keterbukaan di lingkungan sekolah, pencegahan kekerasan dan perundungan, dan perluasan Program Sekolah Penggerak.
Capaian Kabupaten Pangandaran, Purwakarta, dan Ciamis ini ini mengajarkan, bahwa pelaksanaan kebijakan merdeka belajar hanya bisa terjadi jika ada dukungan kepala daerah, responsivitas birokrasi pendidikan, kreativitas pelaku pendidikan untuk menerjemahkan kurikulum merdeka dalam konteks kehidupan dan budaya lokal, dan kerjasama yang kuat antar praktisi dan organisasi kependidikan. Dukungan yang kuat dari kepala daerah dan responsivitas birokrasi diperlukan karena kebijakan merdeka belajar dilaksanakan dengan serba cepat. Birokrasi yang lamban hampir pasti akan tertinggal.
Kurikulum merdeka memberikan kesempatan sangat besar bagi praktik-praktik kehidupan, kebiasaan, dan budaya lokal untuk menjadi sumber belajar, terutama sumber-sumber belajar untuk pembentukan karakter siswa. Anak-anak bisa belajar dari kebiasaan hidup orang tua mereka atau komunitas di mana mereka tinggal. Karena itu kurikulum merdeka jauh lebih sederhana, murah dan familiar. Dampak proses belajar yang sumbernya diambil dari kehidupan terdekat siswa, juga akan jauh lebih bermakna. Pelaku pendidikan di daerah dituntut serba kreatif merancang proses pembelajaran seuai dengan kondisi lokal.
Gotong royong adalah salah satu prinsip pelaksanaan kebijakan merdeka belajar. Upaya pemulihan pembelajaran dan transformasi pendidikan tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Peningkatan kualitas literasi dan numerasi bukan cuma urusan guru, tetapi juga kepala sekolah, penilik/pengawas, Dinas Pendidikan, organisasi profesi kependidikan, organisasi-organisasi pemerhati pendidikan baik pemerintah maupun non pemerintah, bahkan mitra-mitra pembangunan dari kalangan perusahaan swasta.
Demikian kesimpulan perbincangan Sri Wahyuningsih (Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Barat), Agus Nurdin (Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pangandaran), Purwanto (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta), dan Asep Saeful Rahmat (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis) dalam acara “Evaluasi dan Apresiasi Capaian Program Prioritas Kemendikbud Ristek 2023” sekaligus memperingati Hari Guru Nasional 2023 yang diselenggarakan BBPMP Provinsi Jawa Barat di Yogyakarta, 21-24 November 2023.
Acara bertajuk “Jawa Barat Beraksi Wujudkan Sekolah Transformatif dalam Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar” ini dihadiri oleh 28 kepala dinas pendidikan se-Provinsi Jawa Barat dan 13 Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Selain memberikan penghargaan kepada daerah-daerah terbaik yang telah menuntaskan kebijakan prioritas Kemendikbud Ristek, BBPMP Provinsi Jawa Barat juga memberikan penghargaan khusus bagi kepada daerah-daerah yang memiliki inovasi percepatan serta dukungan regulasi pelaksanaan kebijakan merdeka belajar.
Selasa, 24 Oktober 2023. Dalam Acara jelang puncak perayaan hari jadi Kabupaten Pangandaran ke-11 di Alun-Alun Parigi, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuningsih menerima penghargaan atas dukungan advokasi dan pendampingan dalam meningkatkan mutu Pendidikan serta mengawal implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di wilayah Pangandaran. Penghargaan itu langsung diberikan oleh Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, Agus Nurdin bersamaan dengan penghargaan kepada insan Pendidikan lainnya, termasuk BBGP Provinsi Jawa Barat dan Balai Bahasa Jawa Barat.
Daam sambutannya, Bupati Pangandaran menegaskan bahwa perayaan ulang tahun yang jatuh setiap tanggal 25 Oktober, harus selalu menjadi kesempatan baik dalam merefleksi pencapaian di masa lalu yang telah berkontribusi pada perkembangan Pangandaran, serta untuk merencanakan masa depan yang lebih maju. Hal ini sesuai dengan tema dan tagline yang tercantum dalam logo hari jadi ke-11, yaitu “Bergerak Cepat Pangandaran Melesat,” yang juga menggambarkan komitmen Pangandaran untuk bergerak dengan cepat dalam memajukan kehidupan masyarakatnya sehingga kemajuan Kabupaten Pangandaran dapat melesat dan mencapai prestasi yang luar biasa.
Pangandaran merupakan sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat dengan pusat pemerintahan di Kecamatan Parigi. Kabupaten ini awalnya merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Ciamis dan memiliki luas wilayah seluas 1.011,04 km2 yang terbagi menjadi 10 kecamatan dan 93 desa. Dalam bidang Pendidikan, Kabupaten Pangandaran seringkali memperihatkan prestasi yang cukup menggembirakan. Pada tahun 2019 Kabupaten Pangandaran berhasil meraih penghargaan sebagai Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah terbaik se-jabar diikuti dengan perkembangan capaian berbagai kebijakan program prioritas kemendikbudristek terkait dengan Merdeka Belajar. Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Pangandaran menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak lain berkat dukungan yang intensif serta kontribusi yang signifikan dari semua UPT Kemdikbudristek, termasuk BBPMP Provinsi Jabar.
“Kami senang berkolaborasi dengan Kabupaten Pangandaran, semoga Pendidikan di kabupaten Pangandaran akan terus melesat dan bergerak cepat serentak sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar” pungkas Kepala BBPMP Jabar.
Kabupaten Bogor – Sekretaris Jenderal Kemdikbudristek, Ir. Suharti, MA., Ph.D. secara langsung membuka kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP Tahun 2023 di Asiop Football Academy Training Ground (17/20/2023). Suharti dalam sambutannya menyampaikan, dengan terus berlatih sepak bola Indonesia bisa maju di tingkat internasional. “adik-adik bisa sukses di GSI, lanjut berkarir sepak bola secara professional, menjadi bintang sepak bola Indonesia dan dunia.” Tambah Suharti.
Selain itu, Plt. Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbudristek Hendarman, M.Sc., Ph.D. turut hadir dalam pembukaan kegiatan GSI. Beliau dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar anak-anak yang mengikuti GSI tahun 2023 ini ada yang bisa masuk menjadi anggota Timnas Indonesia.
Kontingen dari 32 provinsi di Indonesia yang terbagi menjadi 8 grup siap memperebutkan piala kejuaraan tingkat nasional tersebut. Kontingen Provinsi Jawa Barat tergabung ke dalam grup D bertanding dengan Tim Provinsi Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, dan Papua Tengah pada babak penyisihan.
Kontingen Provinsi Jawa Barat berhasil menang walk-out atas Sulawesi Tenggara di babak penyisihan dengan perolehan 3 poin hari Rabu (18/10/2023). Perjuangan dilanjutkan dengan pertandingan babak penyisihan melawan Kontingen Provinsi Sumatera Barat pada hari Kamis (19/10/2023). Pada pertandingan ini kontingen provinsi Jawa Barat kebobolan di 2 menit terakhir pertandingan dengan skor 0 – 1 kemenangan untuk provinsi Sumatera Barat. Namun hal ini tidak mematahkan semangat para adik-adik kontingen Provinsi Jawa Barat untuk meraih kemenangan di ajang GSI tahun 2023.
Sabtu (21/10/2023) Kontingen Provinsi Jawa Barat berhasil mencetak 5 gol kemenangan di gawang lawan yaitu Papua Tengah. Pemain yang berhasil mencetak gol tersebut diantaranya Mochamad Ridho Alamsyah (2 gol), Muhammad Albi Pratama (1 gol), Muhammad Akbar (1 gol), Adam Ahmad Saputra (1 gol). Pertandingan di tengah rintik hujan ini tidak mengurangi rasa semangat, sportivitas, dan persahabatan dari para pemain.
BBPMP Provinsi Jawa Barat menyiarkan pertandingan secara langsung melalui kanal youtube BBPMP Jabar, agar kontingen Provinsi Jawa Barat mendapatkan semangat dan dukungan dari seluruh warga Jawa Barat. Rasa syukur dan penuh haru mewarnai pertandingan sore ini. Akhirnya, kontingen Provinsi Jawa Barat menjadi runner up grup D dan lolos ke babak 16 besar yang dijadwalkan bertanding melawan juara grup C yaitu Sulawesi Tengah pada hari Senin (23/10/2023).
Semoga Tim GSI Provinsi Jawa Barat lolos ke babak berikutnya, meraih juara, dan dapat mewujudkan Jabar Juara GSI Tingkat Nasional Tahun 2023.
Gala Siswa Indonesia Tahun 2023, Merdeka Berprestasi, Talenta Menginspirasi.
Kab. Bandung Barat, 20/10/2023 – Peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan menjadi tantangan utama dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Untuk mengatasi tantangan ini, sejak 2009 Pemerintah telah memenuhi kewajiban anggaran pendidikan sebesar 20% APBN serta terus meningkatkan anggaran pendidikan dari Rp 332,4 T pada 2013, menjadi Rp 550 T pada 2021 (kemenkeu.go.id, 2021). Peningkatan anggaran tersebut telah berkontribusi positif pada perbaikan tingkat pendidikan dan kesejahteraan guru, penurunan ukuran kelas (rasio guru-siswa), serta perbaikan sarana dan prasarana di satuan pendidikan (Beatty et.al, 2021; Muttaqin, 2018). Namun demikian, berbagai indikator hasil belajar siswa belum menampakkan hasil yang menggembirakan. Berbagai pengukuran hasil belajar siswa (seperti hasil tes PISA, AKSI, dll) menunjukkan masih relatif rendahnya kualitas hasil belajar di Indonesia. Krisis pembelajaran yang telah terjadi sekian lama tersebut, diperburuk oleh Pandemi Covid-19 dengan adanya learning loss dan meningkatnya kesenjangan pembelajaran. Data hasil Asesmen Nasional tahun 2021 menunjukkan bahwa 1 dari 2 peserta didik belum mencapai kompetensi minimum literasi dan 2 dari 3 peserta didik belum mencapai kompetensi minimum numerasi.
Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pemulihan dan transformasi pembelajaran. Salah satu upaya yang telah dilakukan melalui peluncuran episode Merdeka Belajar. Upaya lainnya yang telah dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yaitu pencetakan dan pengiriman buku bacaan bermutu untuk sekolah dengan capaian AN rendah (kategori 0, 1, dan 2), optimalisasi sinergi dengan mitra pembangunan, dan beberapa program inisiatif lainnya seperti kebijakan pengangkatan guru penggerak menjadi pengawas atau kepala sekolah, serta penguatan literasi dan numerasi (litnum) melalui program Kampus Mengajar.
Bentuk dukungan lainnya adalah berupa Bimbingan Teknis (Bimtek), Penguatan Komunitas Belajar dan Refleksi Pembelajaran bagi sekolah prioritas untuk dibantu. Bimtek Pemulihan pembelajaran bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam hal, diantaranya Strategi benahi literasi melalui pembelajaran dan asesmen; Strategi benahi literasi melalui Lingkungan Belajar; dan Menyusun rencana tindak lanjut untuk penguatan komunitas belajar.
Bimtek ini mengundang 1294 Sekolah Dasar, dimana setiap sekolah diwakili oleh Kepala Sekolah dan satu orang perwakilan guru sehingga jumlah peserta bimtek di Provinsi Jawa Barat sebanyak 2588 peserta. Waktu, tempat pelaksanaan Bimtek serta Sebaran peserta terdapat pada Tabel 1. Fasilitator Bimtek merupakan lulusan TOT Pemulihan Pembelajaran yang terdiri dari unsur Widyaprada BBPMP Provinsi Jawa Barat, Alumni Microcredential, Pengawas dan Guru Penggerak.
Materi yang diberikan pada Bimtek adalah Kebijakan Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran melalui Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu, Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD; Memahami dan Menguatkan Literasi; Penguatan Literasu Berbasis Teks Multimodal; Strategi Pemanfaatan Bahan Bacaan Multimodal dalam Penguatan Lingkungan Belajar; Strategi Pemanfaaatan Bahan Bacaan Multimodal untuk Pembelajaran dan Asesmen; Strategi Penguatan Literasi melalui Komunitas Belajar dan Pembuatan Rencana Tindak Lanjut (RTL).
Setelah mengikuti bimtek, peserta diharapkan dapat memahami dan mampu melaksanakan Strategi benahi literasi melalui pembelajaran dan asesmen; Strategi benahi literasi melalui Lingkungan Belajar; dan Menyusun rencana tindak lanjut untuk penguatan komunitas belajar. RTL yang disusun oleh masing-masing sekolah harus dilaksanakan pada saat peserta Bimtek Kembali ke sekolahnya masing-masing dan melakukan aksi nyata penguatan literasi yang dilaksanakan dalam Komunitas Belajar (kombel) Dalam Sekolah. Aksi Nyata ini didokumentasikan dan diunggah ke dalam media sosial sekolah sebagai bentuk nyata pengimbasan bimtek yang sudah diikuti oleh Kepala Sekolah dan Guru.
Melalui Bimtek Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran Melalui Penguatan Literasi ini mimpi besar Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui BBPMP Provinsi Jawa Barat dalam membantu sekolah-sekolah yang memerlukan intervensi khusus ini dapat memperbaiki konsep literasi yang selama ini belum tepat, memanfaatkan buku bacaan bermutu yang sudah diterima, menciptakan kegiatan literasi yang menarik dan dapat menaikan capaian literasi berdasarkan hasil Asesmen Nasional.
Kabupaten Purwakarta – Sri Wahyuningsih, Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, menyampaikan jampi tersebut pada saat melepaskan Kontingen Gala Siswa Indonesia (GSI) Provinsi Jawa Barat di Gedung Negara, Kantor Bupati Kabupaten Purwakarta, Senin, 16 Oktober 2023. Arti dari yang disampaikan oleh Sri adalah “wibawaku wibawa harimau, dan wibawa harimau kalah oleh wibawaku”. Esensinya adalah urang Sunda penuh keberanian, tidak takut siapa pun selama ada di jalan kebenaran.
Sri menyebutkan atlet GSI harus seperti harimau yang gerakannya lincah, kuat staminanya, dan cepat gerak kakinya. Tetapi, “Jangan pernah meremehkan lawan, karena itu bukan mental juara, bukan sifat harimau,” tambah Sri.
Jampi Sri adalah tuah dari orangtua kepada anaknya yang akan berlaga di GSI yaitu pertandingan sepakbola antar pelajar jenjang SMP se-Indonesia dari tanggal 16 s.d 29 Oktober 2023 di Sentul, Kabupaten Bogor. Kontingen GSI Jabar yang terdiri 18 atlet dan 4 official itu pada laga penyisihan berada dalam Grup D bersama dengan Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, dan Papua Tengah dari tanggal 18-21 Oktober 2023. Jika menjadi pemuncak atau runner up grup maka lolos ke babak berikutnya.
Akhirnya, Sri mengharapkan kontingen GSI Jabar dapat lolos dari fase grup untuk melaju ke babak 16 besar hingga final. Sri berpesan agar atlet selalu menjaga sportivitas dan membangun kerjasama tim yang solid. “Mengerahkan segenap kemampuan adalah hasil terbaik dan juara itu adalah bonus dari upaya, kerja keras, dan doa,” tutup Sri di akhir sambutannya.
Jampi Sri telah melecut orangtua dari Mochammad Ghathfaan Ibrahim dan Mochamad Ridho Alamsyah mendorong kedua anaknya untuk bermain semaksimal mungkin pada setiap laga GSI. Hal itu diperkuat oleh Kapten Tim, Muhammad Akbar, yang ingin mengajak rekannya bermain sportif dengan semangat tinggi, hingga mewujudkan Jabar Juara. SEMOGA.
Kabupaten Purwakarta – BBPMP Provinsi Jawa Barat gelar Training Center Gala Siswa Indonesia (TC GSI) Tingkat Provinsi Jawa Barat mulai tanggal 4-15 Oktober 2023 bertempat di Green Garden Sport Center Kabupaten Purwakarta. Peserta TC ini adalah pemenang lomba GSI tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 yaitu Kabupaten Purwakarta dan beberapa pemain terbaik dari Tim GSI Kabupaten/Kota yang dilaksanakan pada tanggal 9-12 Agustus 2023 di lapang sepak bola Pusdikpom dan Pusdikjas Cimahi.
Kekuatan tim berjumlah 18 orang siswa SMP yang berasal dari Kontingen juara 1 Kabupaten Purwakarta (11 orang), pemain terbaik dari Kota Bandung (4 orang), Kota Bogor (2 orang), Kota Cimahi (1 orang).
GSI merupakan wadah bagi peserta didik dalam menumbuhkembangkan minat dan bakat dalam bidang sepak bola, melalui pembinaan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Perhelatan GSI Tahun 2023 ini diawali dengan seleksi tingkat Kecamatan, seleksi tingkat Kabupaten/Kota dan pertandingan tingkat Provinsi. Sedangkan pertandingan tingkat Nasional akan dilaksanakan pada tanggal 17-21 Oktober di Kabupaten Bogor.
Rangkaian kegiatan TC GSI ini dimulai dari tes awal, Teknik (passing receiving), Daya Tahan Umum (DTU), Set Play Counter Attack, Teknik and Taktik Counter Advance and Solo. Selain itu ada uji coba pertandingan di Lapangan Bogor Asiop pada tanggal 11 Oktober 2023 dan Lapangan Uni Bandung pada tanggal 14 Oktober 2023.
Selama mengikuti TC GSI, pelatih berkoordinasi dengan wali kelas agar siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar. Hal ini disampaikan oleh Pelatih GSI Ari Ardani dan peserta TC GSI, salah satunya Andika Putra Pamungkas peserta TC GSI dari SMPN 15 Kota Bogor, “selama mengikuti TC GSI saya tetap mengikuti kegiatan belajar, materinya dari youtube dan tugasnya dikirim melalui whatsapp.”, ujar Andika. Dengan adanya koordinasi antara pelatih dan wali kelas tersebut, selama mengikuti TC GSI siswa tidak ketinggalan materi pelajaran yang dilaksanakan di sekolah.
Tim GSI Provinsi Jawa Barat tergabung ke dalam grup D yang nantinya akan bertanding dengan Tim Provinsi Sumatera Barat, Papua Tengah, dan Sulawesi Tenggara. “Harapannya, bisa juara GSI Tingkat Nasional, dan anak-anak ada yang masuk menjadi Timnas Indonesia.” Ungkap Ari Wardani dalam wawancara pada hari Kamis, 12 Oktober 2023 di Green Garden Sport Center. Semoga Tim GSI Provinsi Jawa Barat meraih juara dan dapat mewujudkan Jabar Juara GSI Tingkat Nasional Tahun 2023.
Gala Siswa Indonesia Tahun 2023, Merdeka Berprestasi, Talenta Menginspirasi.
Mataram, 16/10/2023 – Kemendikbudristek melalui Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat sebagai pelaksana PPID berupaya meningkatkan peran dan kebermanfaatan Layanan Informasi Publik di Kemendikbudristek dengan menyelenggarakan Review terhadap Permendiburistek Nomor 41 Tahun 2020 tentang Layanan Informasi Publik di Lingkungan Kemendikbudristek.
Kegiatan ini diawali dengan laporan kegiatan oleh Kapokja Pengelolaa Aspirasi Masyarakat dan PPID Biro Kerjasama dan Hubungan Masyrakat Kemendikbudristek, Agi Bahari yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan riviu yang telah dilakukan sebelumnya. Agi berharap agar dalam kegiatan riviu ini menghasilkan berbagai masukan yang akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan penyusunan Peraturan Menteri yang baru pengganti PEraturan Menteri Nomor 41 Tahun 2020 tentang Layanan Informas Publik di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala BGP Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Sukka, M.Pd. Dalam sambutannya Sukka menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-beasr kepada seluruh peserta kegiatan Tidak lupa Sukka juga menyampaikan beberapa destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggra Barat. Termasuk merihanya penyelenggaraan event internasional, yaitu MotoGP di Sirkuit Internasional MANDALIKA.
Secara resmi kegiatan ini dibuka oleh Koordinator Unit Layanan Terpadu mewakilai Plt. Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyrakat Kemendikbudristek, Emi Salfiati. Emi dalam pidato pembukaannya menyampaikan bahwa Laporan tahun KIP 202 menyebuktan bahwa sengketa informasis didominasi oleh oleh : 1. Informasi pribadi 2. Informasi tentang Anggaran 3. Informasi barang dan Jasa
Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masayarakat semakin meningkat berkaitan dengan kebutuhan terhadap informasi-informasi tersebut.
Denga adanya reviu penyusunan peraturan menteri tentang Layanan Informasi Publik, diharapkan : 1. Mampu meningkatakan kualitas pengelolaan informasi pubkungan kemendikbudristek; 2. Mampu menghadapi berbagai gugatan yang berkaitan dengan layanan informasi publik.
“Harapan”Kita berhadap besar pada kegiatan ini. “Melalui kegiatan ini kami berharap bisa memiliki produk hukum yang kuat dan meningkatan kebermanfaatan informasi publik’ ‘tutup Emi.
Malang, 15 Oktober 2023 – Webinar Strategi Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu untuk Memperkuat Literasi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di SDN Lesanpuro 2, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (14/10), mengundang perhatian dari berbagai kalangan. Acara ini dilaksanakan secara hibrida (daring dan luring) yang berfokus pada penguatan literasi peserta didik dalam mendukung visi Merdeka Belajar.
Tujuan webinar ini adalah untuk menggali literasi peserta didik termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Peserta didik berkebutuhan khusus memerlukan perhatian khusus untuk mengasah keterampilan literasi mereka. Oleh karena itu, guru, kepala sekolah, serta siswa dari jenjang SD, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN), dan SMP yang turut hadir dapat saling berbagi pengalaman inspiratif yang menambah semangat berliterasi.
Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK), Kemendikbudristek, Aswin Wihdiyanto, memotivasi para peserta. Ia menggarisbawahi peran literasi sebagai tangga menuju peningkatan mutu pendidikan. “Literasi adalah tangga menuju peningkatan mutu pendidikan, dan buku adalah anak tangga yang mengantar kita ke dunia baru pengetahuan. Dalam webinar ini, kita bisa sama-sama belajar bagaimana memanfaatkan buku bacaan bermutu untuk memperkuat literasi,” ujarnya di Malang, pada Sabtu (14/10).
Aswin Wihdiyanto menekankan bahwa memanfaatkan buku bacaan berkualitas adalah kunci untuk perjalanan literasi yang kuat dan berkelanjutan. Selain itu, buku juga dapat membuka jendela menuju kemerdekaan dalam belajar. “Memanfaatkan buku bacaan bermutu untuk memperkuat literasi adalah jendela menuju kemerdekaan dalam belajar,” tambahnya.
Plt. Direktur PMPK juga mengungkapkan keyakinannya bahwa visi Merdeka Belajar bukanlah impian yang jauh dari kenyataan. Ia mengajak semua peserta untuk bersama-sama menjelajahi dunia literasi dengan tekad dan semangat. Melalui upaya bersama, seperti memilih buku dengan bijak, berbagi pengetahuan, menjadikan membaca sebagai kebiasaan, dan mengaplikasikan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari; dinilai Aswin sebagai langkah yang tepat untuk menciptakan generasi unggul.
“Sebuah buku adalah lebih dari sekadar kertas berisi kata-kata. Ini adalah kunci untuk membuka dunia yang tak terbatas, sebuah dunia di mana kita terus belajar, tumbuh, dan berkembang,” urainya di hadapan hadirin di antaranya adalah Kepala Subbagian Tata Usaha, BBPMP Provinsi Jawa Timur, BBGP Provinsi Jawa Timur, serta narasumber dari Universitas Negeri Malang dan praktisi pendidikan dari D. I Yogyakarta.
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Laman: kemdikbud.go.id Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri Youtube: KEMENDIKBUD RI Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id