Monitoring Pasca Pelaksanaan SPMB di Kabupaten Bekasi

Monitoring Pasca Pelaksanaan SPMB di Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi – Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat didampingi Penanggung Jawab (PIC) SPMB Provinsi Jawa Barat melaksanakan monitoring pasca pelaksanaan SPMB di sejumlah SD Negeri dan SMP Negeri di Kabupaten Bekasi pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) sebagai langkah antisipatif untuk mengatasi keterbatasan daya tampung pada SPMB Tahun 2027.

Monitoring dilakukan melalui peninjauan langsung ke satuan pendidikan guna memperoleh gambaran kondisi nyata di lapangan, khususnya terkait kapasitas ruang belajar dan potensi kebutuhan pengembangan sarana prasarana pendidikan. Hasil identifikasi ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, serta didampingi camat dan kepala desa setempat. Kehadiran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dalam menjawab tantangan pemerataan akses pendidikan, terutama di wilayah yang mengalami peningkatan jumlah peserta didik.

Melalui peninjauan langsung di lapangan, pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi dalam menyusun perencanaan berbasis kebutuhan nyata. Melalu perencanaan tersebut, pengembangan sarana pendidikan diharapkan dapat dilakukan secara tepat sasaran untuk mendukung pemerataan akses pendidikan. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik.