BBPMP Jawa Barat Raih Penghargaan Dalam Rapat Koordinasi Refleksi dan Evaluasi Program Prioritas MBG

BBPMP Jawa Barat Raih Penghargaan Dalam Rapat Koordinasi Refleksi dan Evaluasi Program Prioritas MBG

Bandung Barat – BBPMP Jawa Barat Kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan nasional melalui capaian terhormat pada kegiatan Rapat Koordinasi Refleksi dan Evaluasi Program Prioritas MBG disatuan pendidikan yang digelar di Hotel Avenzel Cibubur . Pada kesempatan tersebut, BBPMP Jawa Barat dianugerahi penghargaan sebagai UPT Transformator Kolaborasi dan Dampak Berkelanjutan pada Program MBG di Satuan Pendidikan, sebuah bentuk pengakuan atas sinergi, ketekunan, dan konstribusi nyata dalam mengawal implementasi kebijakan pendidikan yang berkelanjutan.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya kolaboratif yang dijalankan tidak hanya menghasilkan perubahan sesaat, tetapi juga menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di Jawa Barat. Melalui koordinasi yang solid, pendampingan intensif, serta penguatan kapasitas satuan pendidikan, BBPMP Jawa Barat terus mendorong ekosistem pendidikan yang adaptif dan respontif terhadap kebutuhan zaman.

Peran satuan pendidikan sebagai pionir revitalisasi Tim Pelaksana UKS turut menjadi sorotan penting dalam rapat ini. Revitalisasi tersebut menjadi fondasi utama untuk mendukung Program MBG, karena UKS memiliki peran strategis dalam memastikan layanan Kesehatan dan gizi siswa berjalan optimal. Dengan penguatan UKS sebagai garda terdepan, sekolah mapu menjadi pusat edukasi gizi, kebersihan lingkungan  dan Kesehatan yang berkelanjutan.

Capaian ini tentu tidak lepas dari dedikasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, berbagai mitra, hingga seluruh SDM penggerak transformasi pendidikan. Kolaborasi yang terbangun selama ini menjadi fondasi utama terselenggaranya program-program yang memberikan dampak langsung bagi peserta didik dan masyarakat.

BBPMP Jawa Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan kontribusi setiap pihak yang terlibat. Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas kemitraan, serta menghadirkan inovasi bagi pendidikan yang lebih inklusif dan bermutu. BBPMP Jawa Barat akan terus berkomitmen untuk mengawal transformasi pendidikan dan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang terbaik.

(Tim media)

BPMP Yogyakarta Lakukan Benchmarking ke BBPMP Jawa Barat Untuk Tingkatkan Implementasi Program Prioritas

BPMP Yogyakarta Lakukan Benchmarking ke BBPMP Jawa Barat Untuk Tingkatkan Implementasi Program Prioritas

Bandung Barat – Dalam rangka memperluas wawasan kelembagaan serta memperkuat kolaborasi antar unit pelaksana teknis, BPMP Yogyakarta mengadakan kegiatan benchmarking ke BBPMP Provinsi Jawa Barat pada 9 Desember 2025. Kunjungan ini menadi sarana penting untuk memahami lebih dalam berbagai strategi dan pendekatan yang diterapkan BBPMP Jawa Barat dalam menjalankan perannya sebagai facilitator dan pengendali mutu pelaksanaan Program Prioritas Kemendikdasmen.

Tim BPMP Yogyakarta disambut oleh Ketua Tim Kerja SMP, Moh. Dudi Sholahudin, beserta para penanggung jawab program prioritas. Dalam sesi diskusi yang berlangsung, pihak BBPMP Jawa Barat memaparkan berbagai capaian yang telah dicapai sekaligus menjelaskan sejumlah tantangan yang masih ditemui dalam pelaksanan program di wilayah Jawa Barat.

Pembahasan mencakup berbagai area kerja strategis, mulai dari pelaksanaan SPMB/Dapodik, penguatan pembelajran dan penilaian, pengembangan pendidikan karakter, hingga pemetaan mutu pendidikan. Setiap program dijelaskan secara rinci untuk memberikan gamabaran menyeluruh mengenai proses pendampingan dan supervisi yanga dilakukan BBPMP Jawa Barat terhadap satuan pendidikan dan pemerintah daerah.

Selain mendapatkan pemaparan laporan, BPMP Yogyakarta juga diperkenalkan pada inovasi unggulan Jabar Beraksi. Inisiatif ini telah menjadi salah satu pendorong utama yang membantu mmeperkuat koordinasi lintas pihak, meningkatkan efektivitas pendampingan, dan mempercepat pencapaian target program prioritas di berbagai kabupaten/kota. Pendekatan tersebut dinilai relevan dan dapat menginspirasi praktik bai kantar UPT.

Kegiatan benchmarking turut membuka ruang dialog terbuka antara kedua UPT mengenai pengalaman lapangan, model pendampingan, serta strategi penggunaan data dalam pengambilan keputusan. Melalui pertukaran gagasan tersebut, kedua pihak berharap dapat mengoptimalkan peran masing-masing dalam menerjemahkan kebijakan pusat menjadi program yang berdampak nyata di daerah

Dengan terselenggaranya kunjungan ini, BPMP Yogyakarta dan BBPMP Jawa Barat semakin memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung pencapaian tujuan Kemendikdasmen secara lebih efektif sekaligus memastikan setiap program prioritas dapat memberikan manfaat maksimal bagi satuan pendidikan dan peserta didik.

(Tim media)

Penguatan Integritas: BBPMP Jawa Barat Raih Penghargaan WBBM pada Ajang Apresiasi Kemendikdasmen 2025

Penguatan Integritas: BBPMP Jawa Barat Raih Penghargaan WBBM pada Ajang Apresiasi Kemendikdasmen 2025

Bandung Barat – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan penghargaan kepada sejumlah unit kerja yang dinilai berhasil membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Selasa, 9 Desember 2025. Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya satuan kerja dalam memperkuat budaya antikorupsi dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Pemberian penghargaan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, sehingga semakin menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong praktik birokrasi yang akuntabel. Melalui momentum ini, instansi pendidikan diharapkan mampu menunjukkan integritas dalam pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.

Dalam ajang tersebut, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat turut menerima Piagam Penghargaan ZI WBBM. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi BBPMP Jabar dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Raihan tersebut juga mengukuhkan peran BBPMP Jawa Barat sebagai lembaga yang terus berupaya menghadirkan layanan publik yang bersih dan responsif. Melalui komitmen yang kuat, BBPMP Jabar diharapkan mampu memperluas dampak positif bagi satuan pendidikan di seluruh Jawa Barat.

Penghargaan ini menjadi dorongan baru bagi BBPMP Jabar untuk melanjutkan transformasi tata kelola layanan pendidikan. Dengan semangat antikorupsi, lembaga ini bertekad menjaga integritas dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.

(Tim media)

Hari Antikorupsi Sedunia 2025: BBPMP Jawa Barat Teguhkan Langkah Perlawanan terhadap Korupsi

Hari Antikorupsi Sedunia 2025: BBPMP Jawa Barat Teguhkan Langkah Perlawanan terhadap Korupsi

Bandung Barat – Setiap tanggal 9 Desember, dunia memperingati Hari Antikorupsi Sedunia yang ditetapkan secara resmi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Momen tahunan ini menjadi pengingat global tentang pentingnya melawan praktik korupsi yang dapat merusak tatanan sosial, ekonomi, hingga masa depan sebuah negara. Di Indonesia, peringatan ini juga digaungkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengajak seluruh masyarakat merayakan kejujuran dan berani menolak segala bentuk korupsi.

BBPMP Provinsi Jawa Barat turut menggemakan gerakan antikorupsi pada peringatan HAKORDIA 2025 dengan mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”. Yang menegaskan peolakan terhadap gratifikasi, suap, dan segala bentuk penyalahgunaan kewenangan, BBPMP Jawa Barat menekankan pentingnya menanamkan budaya integritas di satuan pendidikan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Lembaga untuk membangun layanan pendidikan yang berkualitas, ramah, serta bersih dari praktik tidak jujur.

Hakordia yang diperingati setiap 9 Desember menjadi pengingat bahwa korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga tindakan yang merugikan negara serta menghambat kualitas layanan publik. Dampaknya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga berpengaruh pada masa depan generasi bangsa. Karena itu, penguatan integritas menjadi langkah penting untuk mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih dan akuntabel.

Melalui peringatan Hakordia 2025, BBPMP Jabar berharap tercipta kesadaran kolektif bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi peran semua pihak. Komitmen bersama yang dilakukan secara konsisten diyakini dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong terciptanya layanan pendidikan yang lebih transparan dan profesional.

Dengan semangat “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, BBPMP Jabar mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus menjaga integritas dan menjadikan budaya antikorupsi sebagai bagian dari karakter kerja sehari-hari. Perubahan yang dimulai dari langkah kecil diyakini mampu membawa dampak besar bagi masa depan bangsa.

(Tim media)

Kolaborasi BBPMP Jabar dan Biro OSDM Wujudkan Layanan Publik yang Lebih Empatik dan Responsif

Kolaborasi BBPMP Jabar dan Biro OSDM Wujudkan Layanan Publik yang Lebih Empatik dan Responsif

Bandung Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat menyambut pelaksanaan kegiatan Pemantauan dan Sosialisasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat penerapan layanan public yang lebih merangkul semua kelompok, termasuk masyarakat yang berada dalam kategori rentan.

Agenda yang dilaksanakan pada Jumat, 5 Desember 2025 tersebut merupakan tindak lanjut dari proses pengisian pada akun tautan Kementerian Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Biroksasi. Melalui kegiatan ini, BBPMP Jawa Barat mendapatkan kesempatan untuk memastikan keselarasan antara standar yang diterapkan di lapangan dengan pedoman pelayanan inklusif yang ditetapkan pemerintah.

Pelaksanaan pemantauan langsung dalam kegiatan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan dan kualitas layanan yang tersedia di lingkungan BBPMP Jawa Barat. Selain meninjau fasilitas fisik, tim juga mengevaluasi aspek lain yang berkaitan dengan kenyamanan, aksebilitas, serta responsivitas dalam menghadapi kebutuhan kelompok rentan.

Sosialisasi turut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman aparatur terkait prinsip-prinsip layanan inklusif. Dengan penguatan kapasitas ini, diharapkan seluruh pegawai mampu memeberikan layanan yang lebih empatik, jelas prosedurmya, dan memberikan kepastian kepada  masyarakat yang mmebutuhkan perlindungan khusus dalam mengakses layanan publik.

Melalui rangkaian kegiatan ini, BBPMP Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik agar semakin mudah dijangkau, adaptif, dan memberikan rasa aman bagi setiap kelompok masyarakat. Langkah ini juga menjadi wujud dukungan terhadap kebijakan nasional dalam membangun pelayanan publik yang lebih ramah dan berpihak kepada kelompok rentan.

(Tim media)

Penguatan Tata Kelola Arsip: BBPMP Jabar Terima Supervisi Kearsipan 2025

Penguatan Tata Kelola Arsip: BBPMP Jabar Terima Supervisi Kearsipan 2025

Bandung Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat menerima kegiatan Supervisi Penyelenggaraan Kearsipan Teknis/Unit Kearsipan III dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Biro Umum dan PBJ selaku pembina kearsipan, sebagai bagian dari upaya implementasi Permendikbudristek Nomor 20 Tahun 2022 mengenai penyelenggaraan kearsipan di lingkungan instansi pemerintah.

Supervisi ini digelar di Gedung Cikurai BBPMP Jabar dengan tujuan memastikan tata kelola arsip berjalan sesuai regulasi nasional. Melalui pendampingan teknis ini, kementerian ingin melihat langsung bagaimana proses pengelolaan arsip dilaksanakan serta memastikan unit kearsipan di daerah memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaannya, tim supervisi meninjau berbagai aspek penting, mulai dari pengelolaan arsip aktif dan inaktif, penyimpanan, hingga pemanfaatan sistem digital kearsipan. Proses ini juga menjadi momen evaluasi untuk mengetahui area yang perlu diperbaiki demi meningkatkan kepatuhan terhadap kebijakan nasional.

BBPMP Jabar menyambut baik pelaksanaan supervisi ini sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip (GNSTA). Melalui pembinaan langsung dari kementerian, diharapkan kualitas tata kelola arsip semakin tertib, akuntabel, dan mampu memperkuat pelayanan publik di bidang pendidikan. Dengan adanya supervisi ini, BBPMP Jabar menegaskan kembali komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam pengelolaan arsip. Langkah ini sejalan dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mendorong penyelenggaraan arsip yang modern, tertib, dan mendukung terciptanya pendidikan bermutu untuk semua.

(Tim media)

Dua Pegawai BBPMP Jabar Masuk Enam Terbaik Call for Papers Widyaprada Summit 2025

Dua Pegawai BBPMP Jabar Masuk Enam Terbaik Call for Papers Widyaprada Summit 2025

Jakarta Dua pegawai BBPMP Provinsi Jawa Barat berhasil masuk dalam enam peserta terbaik Call for Papers Widyaprada Summit 2025, sebuah forum nasional yang berfokus pada penguatan peran Widyaprada dalam penjaminan mutu pendidikan. Tahun ini, Widyaprada Summit mengusung tema “Widyaprada sebagai Motor Penjaminan Mutu Pendidikan Menuju Layanan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Dua karya yang terpilih mewakili BBPMP Jawa Barat sekaligus masuk enam besar nasional tersebut yaitu:

  1. “Pengembangan Model Penjaminan Mutu Pendidikan Kolaboratif Berbasis Rapor Pendidikan melalui Sistem Jabar Beraksi” oleh Dr. Dini Irawati, M.Pd.
  2. “Strategi Publikasi Program Prioritas melalui Pendekatan Outcome Harvesting Content” oleh Agus Ramdani, S.Sos., M.M.Pd.

Keduanya menampilkan inovasi dan pendekatan strategis dalam peningkatan mutu pendidikan, mulai dari pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar kolaborasi hingga strategi publikasi yang mengoptimalkan dampak program prioritas.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan BBPMP Jawa Barat juga menyerahkan bunga rampai berjudul “Pendidikan Bermutu untuk Semua, Wujudkan Jawa Barat Istimewa” kepada Wakil Menteri Dikdasmen, Atip Latipulhayat. Penyerahan ini menjadi simbol kontribusi dan komitmen BBPMP Jabar dalam menghadirkan praktik baik penjaminan mutu pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Terima kasih atas dedikasinya, semoga terus menginspirasi dan memperkuat ekosistem pendidikan di Jawa Barat dan Indonesia.

Tim Media

BBPMP Jabar Terima Kunjungan SEAMEO Council President dan Menteri Brunei untuk Tinjau Praktik Baik PAUD

BBPMP Jabar Terima Kunjungan SEAMEO Council President dan Menteri Brunei untuk Tinjau Praktik Baik PAUD

Bandung Barat – Laboratorium PAUD BBPMP Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan resmi dari SEAMEO Council President pada Selasa, 2 Desember. Kunjungan ini dipimpin oleh Menteri Pendidikan Brunei Darussalam, H.E. Datin Seri Setia Dr. Hajah Romaizah binti Haji Mohd Salleh. Kehadiran beliau menjadi momen penting bagi BBPMP Jabar untuk menampilkan berbagai inovasi serta penguatan layanan pendidikan anak usia dini yang telah dikembangkan.

Kegiatan kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran langsung mengenai praktik baik layanan PAUD di Indonesia, khususnya yang telah dikembangkan di Jawa Barat. Melalui observasi di lapangan, Menteri Pendidikan Brunei Darussalam dapat melihat bagaimana berbagai program dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memperkuat keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan anak. 

Selama berada di Laboratorium PAUD, beliau meninjau sejumlah program inovatif yang menjadi unggulan BBPMP Jabar. Di antaranya adalah Moving Class, yang memungkinkan anak belajar dengan lebih aktif dan variatif; Parenting, yang berfokus pada pendampingan orang tua dalam mendukung perkembangan anak, serta MOMAHE atau Mobil Mainan Anak Hebat, sebuah layanan bergerak yang membawa pengalaman belajar menyenangkan ke berbagai wilayah.

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi BBPMP Jabar untuk menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan pihak pemerintah mampu menghasilkan layanan PAUD berkualitas. Aktivitas anak, keterlibatan pendidik, dan partisipasi keluarga yang langsung terlihat di area layanan menjadi bukti nyata implementasi pendekatan holistik yang diterapkan. Melalui forum ini, BBPMP Jawa Barat berharap dapat memperkuat kerja sama regional, sekaligus mendorong pertukaran praktik baik antar-negara di kawasan Asia Tenggara. Kehadiran SEAMEO Council President menjadi bentuk apresiasi atas upaya yang telah dilakukan, serta motivasi bagi Jawa Barat untuk terus menghadirkan layanan PAUD yang inklusif, adaptif, dan bermutu bagi semua anak.

(Tim media)

BBPMP Jawa Barat Ajak Masyarakat Perkuat Inklusi pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

BBPMP Jawa Barat Ajak Masyarakat Perkuat Inklusi pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

Bandung Barat – BBPMP Provinsi Jawa Barat memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2025 dengan mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat komitmen terhadap pendidikan inklusif. Melalui unggahan resmi di media sosial, BBPMP Jabar menekankan bahwa inklusi bukan sekadar kebijakan, tetapi wujud penghargaan terhadap martabat setiap manusia.

Peringatan ini diadakan untuk mengingatkan kembali siapa saja baik pendidik, pemangku kebijakan, maupun masyarakat luas agar terus mendukung ekosistem pendidikan yang ramah bagi peserta didik penyandang disabilitas.

BBPMP Jabar menyampaikan bahwa mengapa inklusi harus dijunjung tinggi adalah karena keberagaman merupakan kekuatan yang membentuk karakter bangsa. Pendidikan yang menghargai perbedaan mampu membuka kesempatan lebih luas bagi semua anak untuk berkembang sesuai potensinya. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Melalui kampanye ini, BBPMP Jabar menjelaskan bagaimana langkah konkret yang harus terus diperkuat, yaitu dengan menciptakan ruang pembelajaran yang ramah, aman, dan mendorong kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan komunitas. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat akses pembelajaran tanpa diskriminasi di seluruh wilayah Jawa Barat.

Dengan momentum Hari Disabilitas Internasional 2025, BBPMP Jabar kembali mengajak seluruh elemen pendidikan untuk apa tujuan akhirnya: memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, memperoleh kesempatan belajar yang setara. Melalui edukasi, tindakan nyata, dan kemitraan berkelanjutan, pendidikan inklusif dapat menjadi gerakan bersama menuju masa depan yang lebih adil dan manusiawi.

Selain itu, BBPMP Jabar menyoroti pentingnya memperkuat tindakan nyata di sekolah, seperti menghadirkan ruang belajar yang inklusif, aman, dan mendorong kerja sama berbagai pihak. Langkah tersebut menjadi fondasi untuk memastikan setiap anak mendapat kesempatan belajar tanpa hambatan di wilayah Jawa Barat.

Dengan momentum Hari Disabilitas Internasional 2025, BBPMP Jabar kembali mengajak seluruh elemen pendidikan untuk apa tujuan akhirnya: memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, memperoleh kesempatan belajar yang setara. Melalui edukasi, tindakan nyata, dan kemitraan berkelanjutan, pendidikan inklusif dapat menjadi gerakan bersama menuju masa depan yang lebih adil dan manusiawi.

(Tim media)

Kolaborasi untuk Sesama: BBPMP Jabar dan PMI Gelar Aksi Donor Darah dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2025

Kolaborasi untuk Sesama: BBPMP Jabar dan PMI Gelar Aksi Donor Darah dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2025

Bandung Barat – BBPMP Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bagian dari peringatan Hari Guru Nasional 2025. Acara yang berlangsung di Aula Tangkuban Parahu ini mendapatkan sambutan hangat dari berbagai peserta, mulai dari pegawai, mitra lembaga, hingga masyarakat umum. Selain menjadi momentum penghormatan terhadap dedikasi guru Indonesia, kegiatan donor darah ini juga menjadi wujud kepedulian sosial BBPMP Jabar untuk mendorong kesehatan dan solidaritas di lingkungan masyarakat.

Salah satu peserta donor darah, Ibu Atin dari Pondok Cipta, turut membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa donor darah kali ini menjadi pengalaman ke-12 sepanjang dirinya aktif sebagai pendonor, dan menjadi kali ketiga ia berpartisipasi di BBPMP Jawa Barat.

Mendonorkan darah bukan hanya wujud kepedulian untuk menolong sesama, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesehatan karena tubuh terasa lebih ringan dan bugar setelah donor. Ibu Atin mengaku sempat merasa gugup ketika pertama kali mencobanya, namun kini sudah terbiasa dan menjalani prosesnya dengan lebih tenang. Ibu Atin juga membagikan tips persiapan sebelum donor, antara lain memperbanyak minum air putih, sarapan terlebih dahulu, serta memastikan tidur yang cukup minimal tujuh jam.

 “Semoga kegiatan donor darah di BBPMP Jabar semakin maju dan sukses,” ujarnya.

Dari pihak penyelenggara, PMI yang diwakili Ibu Dini, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari kolaborasi PMI dengan BBPMP Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025. Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan donor darah harus melalui proses booking sejak tiga bulan sebelumnya, sehingga jadwal awal yang rencananya dilaksanakan pada November bergeser menjadi 1 Desember.

Sebelum kegiatan berlangsung, PMI juga membuka pendaftaran secara daring bagi masyarakat umum, dan tercatat sekitar 80 peserta terdaftar sebagai calon pendonor. Ibu Dini berharap antusiasme ini dapat terus meningkat dan kegiatan donor darah dapat digelar secara rutin setiap tiga bulan sekali. Selain manfaat sosial, donor darah juga membantu tubuh meregenerasi sel darah sehingga baik untuk kesehatan.

“Target kami ke depan 100 pendonor , dengan sasaran mulai usia 17 tahun karena tersedia juga penghargaan bagi pendonor aktif dan untuk mendukung regenerasi sel darah baru,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BBPMP Jawa Barat menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga dalam kontribusi sosial untuk masyarakat luas. Peringatan Hari Guru Nasional 2025 menjadi refleksi bahwa penguatan karakter, rasa empati, dan semangat gotong royong merupakan nilai penting yang harus dijaga, baik di lingkungan pendidikan maupun kehidupan sosial. BBPMP Jabar berharap kegiatan donor darah ini dapat menjadi agenda keberlanjutan yang menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.

(tim Media)