Masyarakat Gorontalo Antusias Sambut SNT 6 Bone Bolango

Masyarakat Gorontalo Antusias Sambut SNT 6 Bone Bolango

Siaran Pers

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Nomor: 741/sipers/A6/VIII/2026

Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, 22 Agustus 2026 — Suasana pagi di SNT 6 Bone Bolango dihiasi dengan wajah-wajah ceria dan langkah kaki penuh semangat para murid. Sebagian dari mereka tiba di sekolah menggunakan bis yang menjemput mereka dari titik kumpul di Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Bagi orang tua, fasilitas ini membuat perjalanan sekolah anak menjadi lebih ringan. Lebih dari itu, orang tua melihat SNT sebagai harapan baru untuk menumbuhkan talenta dan meraih cita-cita anak-anak mereka.

Guru Bahasa Indonesia SNT 6, Firda Aulia Shalihah mengaku, antusiasme 80 murid yang terdiri atas 40 murid SMP dan 40 murid SMA; sudah terlihat sejak hari pertama sekolah. Mereka adalah murid-murid berprestasi yang terpilih setelah melalui serangkaian seleksi akademik dan nonakademik. SNT 6 adalah SNT dengan jumlah peminatan tertinggi kedua setelah SNT 7 Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melihat kesempatan belajar di SNT sebagai kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja keras bersama seluruh ekosistem pendidikan. “Dengan fasilitas yang memadai di sini, anak-anak harus belajar dengan giat untuk memberikan prestasi terbaik. Buktikan kalian adalah generasi penerus yang membanggakan bagi diri kalian, orang tua, dan bangsa,” ujar Fajar di SNT 6 Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (19/8).

Kepala SNT 6 Bone Bolango, Surahmat Hasjim, mengatakan sekolahnya berupaya membuat masa adaptasi murid terasa aman dan nyaman. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah berlangsung selama sepekan, dilanjutkan dengan pra studi sebagai bagian dari kekhasan kurikulum SNT. “Dengan mengikuti ketentuan arahan dari pemerintah, kami menciptakan MPLS yang ramah untuk anak-anak dan kami berdayakan mereka berani menunjukkan bakat dan minatnya,” ucapnya.

Sekolah juga memastikan kebutuhan murid terpenuhi, mulai dari proses pembelajaran, fasilitas, konsumsi makanan bergizi, hingga layanan antar jemput. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak terpenuhi kebutuhan belajarnya, baik dari segi fasilitasnya, pembelajaran maupun kesejahteraannya (well being),” ujarnya.

Dua bis sekolah yang disediakan melayani perjalanan murid mulai dari titik kumpul yang telah dipetakan berdasarkan lokasi tempat tinggal mereka. Selain itu, tahun ini, setiap murid rencananya akan memperoleh satu laptop pada September 2026.

Di balik berbagai fasilitas tersebut, ada harapan besar dari orang tua. Guru Bahasa Indonesia SNT 6, Firda Aulia Shalihah, merasakan langsung hal itu sejak pertemuan awal dengan wali murid. “Orang tua percaya bahwa ekosistem belajar di SNT mampu mendukung tumbuh kembang anak-anak mereka,” ujar Firda yang merasa optimis dapat mengabdi dengan baik sebagai Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP) di SNT 6 berkat dukungan pemerintah pusat dan daerah.

Para murid nampak menikmati sarana dan prasarana yang mereka terima. Muhammad Rheza Dama, murid kelas VII SMP SNT 6 mengatakan, “Ada bis yang mengantar jemput ke dan dari sekolah, ruang kelas dan gurunya bagus.”

Senada dengan itu, Nurfadhilah Ramadhani Djamal, murid SMA kelas XB, mengaku, “Perasaan saya senang sekolah di sini karena fasilitas yang disediakan seperti bis jemputan yang membuat orang tua tidak repot mengantar jemput. Dengan bersekolah di sini, saya juga ingin membawa nama baik keluarga.”

Bagi Kepala Sekolah, tingginya antusiasme masyarakat menjadi tanda tumbuhnya kepercayaan. “Orang tua sangat bersyukur ketika berhasil menyekolahkan anak-anak di sini,” kata Surahmat.

Bahkan, sejumlah orang tua calon murid mulai datang untuk mencari informasi dan mempersiapkan anak mereka agar dapat mengikuti seleksi tahun berikutnya. “Informasi yang tersampaikan di masyarakat tentang SNT sudah bagus, dan antusiasme dari masyarakat ini juga sangat besar,” ujarnya.

Kini, Surahmat melihat tugas memimpin SNT 6 sebagai tanggung jawab sekaligus kesempatan memberi teladan. “Ini adalah tantangan baru dan besar, tapi juga sebuah harapan baru bagi saya agar saya juga dapat membuktikan diri ke negeri ini dengan tanggung jawab yang lebih besar.”

Setelah 21 tahun mengabdi di dunia pendidikan dan tujuh tahun berpengalaman menjadi kepala sekolah, Surahmat ingin SNT 6 menjadi bagian dari perubahan pendidikan di sekitarnya. “SNT ini bagus arahnya sepanjang implementasinya diupayakan secara maksimal. SNT 6 Bone Bolango perlahan menemukan maknanya bahwa ia bukan hanya tempat anak datang untuk belajar, tetapi ruang yang mempertemukan fasilitas, talenta, dukungan keluarga, dan keberanian untuk bermimpi lebih jauh.

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers