SNT 3 OIKN Himpun Murid Berprestasi, Siap Tumbuhkan Potensi di Nusantara

SNT 3 OIKN Himpun Murid Berprestasi, Siap Tumbuhkan Potensi di Nusantara

Siaran Pers

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Nomor: 722/sipers/A6/VIII/2026

Nusantara, 15 Agustus 2026 – Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 3 Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memulai tahun ajaran 2026/2027 dengan menyambut 82 murid yang terdiri atas 41 murid SMP dan 41 murid SMA. Para murid tersebut mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai langkah awal pembentukan ekosistem pendidikan terintegrasi di Nusantara.

Menariknya, para murid yang bergabung di SNT 3 OIKN merupakan murid dengan rekam jejak prestasi dari sekolah sebelumnya. Salah satunya Davina Ruth Stefany Simamora, murid SMA SNT 3 OIKN yang sebelumnya meraih Juara 1 Lomba Menyanyi Solo Tingkat Provinsi 2025 dan Putri Duta Lingkungan Hidup 2024. Bagi Davina, prestasi yang diraihnya tidak hanya berupa penghargaan, tetapi juga pengalaman yang membangun kepercayaan diri.

“Bagi saya, prestasi tersebut bukan hanya tentang mendapatkan penghargaan, tetapi juga menjadi pengalaman yang membuat saya lebih percaya diri dan terus ingin mengembangkan kemampuan saya,” ujar Davina pada Kamis (13/8).

Davina mengetahui SNT dari guru bahasa Inggris yang datang mengajar di sekolah sebelumnya. Ia kemudian tertarik bergabung karena ingin memperoleh pengalaman belajar yang berbeda dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya. “Saya memilih SNT karena saya ingin mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, serta mengembangkan potensi dan bakat yang saya miliki yaitu bernyanyi,” katanya.

Prestasi serupa juga dimiliki Matthew Gerald Jordan Situmorang. Selama tiga tahun mengikuti kompetisi paduan suara, Matthew meraih Gold Medal dalam Bali International Choir Festival (BICF) 2023, Silver Medal dalam Soegijapranata International Choir Competition (SICC) 2024, dan Gold Medal dalam International Bandung Choir Festival (IBCF) 2025. Di bidang akademik, ia juga mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2024 dan meraih peringkat keenam tingkat provinsi.

Matthew memilih SNT karena tertarik dengan lingkungan belajar yang menawarkan kualitas layanan pendidikan serta dukungan sarana dan prasarana modern. “Suatu berkat bagi saya dapat diterima di sekolah yang memiliki guru yang semuanya dapat berbahasa Inggris dan dengan sarana prasarana sekolah yang lengkap ini sangat memenuhi ekspektasi saya,” ujar Matthew.

Sebagai SNT angkatan pertama di OIKN, Kepala SNT 3 OIKN, Fatimatus Zuhra berharap sekolah ini salah satu rujukan pengembangan layanan pendidikan berkualitas di kawasan Ibu Kota Nusantara. “Saya optimis SNT 3 OIKN akan dapat berjalan sesuai visi misi Bapak Presiden dan menjadi sekolah rujukan untuk sekolah-sekolah sekitarnya dan untuk SNT lainnya se-Indonesia,” tuturnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa kehadiran SNT merupakan wujud nyata dari visi Presiden Prabowo dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia. “Sekolah Nasional Terintegrasi ini merupakan pelaksanaan dari arahan Bapak Presiden untuk kita memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dalam rangka membangun generasi dan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” kata Mendikdasmen saat membuka MPLS SNT angkatan pertama pada kesempatan terpisah.

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

Pengukuhan dan Penguatan Duta SMA 2026 di Yogyakarta

Pengukuhan dan Penguatan Duta SMA 2026 di Yogyakarta

Bandung Barat – Mengusung tema “Merajut Makna”, Pengukuhan Duta SMA 2026 menjadi momentum istimewa untuk meneguhkan peran pelajar sebagai teladan, pemimpin muda, dan agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan PNFI (Dirjen PAUD, Dikdas, dan PNFI) Gogot Suharwoto didampingi oleh Direktur SMA (Direktorat SMA) Yuli Haryanto serta dihadiri oleh Kepala BBPMP Yogyakarta Adi Hartono dan para pendamping dari seluruh UPT.

Dengan semangat “Pelantang Sebaya, Bangun Peradaban Bangsa”, para Duta SMA 2026 diharapkan mampu menjadi suara positif generasi muda, sekaligus menghadirkan gerakan, kreativitas, dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan.

Pesan penting juga disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) Atip Latipulhayat. Para Duta SMA tidak hanya didorong untuk mengembangkan kecerdasan akademik, tetapi juga memperkuat kecerdasan sosial kemampuan untuk berempati, berkolaborasi, memahami lingkungan, dan memberikan kontribusi positif di tengah perubahan zaman.

Duta SMA 2026 bukan sekadar gelar, tetapi sebuah amanah untuk menjadi pelantang kebaikan, penggerak perubahan, dan inspirasi bagi generasi sebaya.

Mari bersama Merajut Makna, Menyalakan Semangat, dan Membangun Peradaban Bangsa.