Mendorong Diri Untuk Menjadi UPT dengan Status Informatif, BBPMP Provinsi Jawa Barat Mengikuti Kegiatan Sosialisasi Penilaian Mandiri Keterbukaan Informasi Publik dari Kemendibudristek

by | 8 Sep 2023 | Warta Kiwari

Jakarta – BBPMP Provinsi Jawa Barat belumlama ini telah berhasil endapatkan predikat Cukup Informatif sebagai UPT Kemendikbudristek dalam Keterbukaan Informasi Publik.

Untuk meningkatkan status Layanan Informasi Publik BBPMP Provinsi Jawa Barat terus berupaya menjadikan dirinya menjadi UPT Kemendikbudristek dengan status Informatif. Sehingga tidak hanya mampu mengemban amanat dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informas Publik, tetapi juga semakin meningkatkan kebermanfaatan lembaga di tengah-tengah masyarakat terutama dalam Layanan Keterbukaan Informasi Publik.

Mealui kegiatan ini Kemendikbudristek mendorong setiap UPT di bawah kewenangannya untuk terus meningkatkan peran dan kebermanfaatan setiap UPT terutama dalam Layanan Keterbukaan Informasi Publik. Hal ini sejalan dengan tekad BBPMP Provinsi Jawa Barat untuk menempatkan dirinya sebagai penyampai Layanan Informasi Publik yang memiliki kredibilitas Tinggi dan meiliki manfaat besar bagi semua stakeholder di lingkungan pendidikan di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini digawangi oleh Tim Pelaksana Koordinator PPID Kemendikbudristek dengan mengundang narasumber Samrotunajah Ismail, SE., M.Si., CMA dari Komisi Informasi Pusat RI dan dihadiri oleh sekitar 120 peserta perwakilan PPID dari setiap UPT di lingkungan Kemendikbudristek.

Dalam paparannya Samrotunajah menyampaikan bahwa PPID berbeda dengan Kehumasan. Secara umum PPID bertugas untuk : 1) mengawal jalannya Keterbukaan Informasi Publik di Satuan Kerjanya; 2) menjembatani antara masyarakat yang membutuhkan informasi dengan lembaga; 3) mengawal akses informasi dari berbagai pihak yang berkepentingan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku; 4) memfasilitasi keterbukaan informasi publik untuk informasi yang harus disediakan oleh lembaga.

“PPID itu secara hukum dillindungi undang-undang, sedangkan Kehumasan lebih bertugas pada branding lembaga”, ujar Samrotunajah.

Di akhir paparannya, Samrotunajah sebagai narasumber tunggal menegaskan bahwa perlu satu frekuensi antara unit-unit yang ada di naungan Kemendikbudristek dalam mengawal Keterbukaan Informasi Publik.

“Apa artinya informasi tanpa kebermafaatan untuk msayarakat”, tutup Samrotunajah.

udo/pbip*)

Publikasi Terkait

Semangat Panca Waluya Menuju Jawa Barat Istimewa di Era Baru

Kabupaten Cianjur - Semangat membangun karakter, kemandirian, dan kepedulian terus ditumbuhkan melalui penyelenggaraan Gema Tunas V PKBM dan SKB Tingkat Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung pada 18–20 September 2026 di Bumi Perkemahan Sarongge Valley, Kabupaten...

Workshop Pendidikan Kota Bandung, Dorong Optimalisasi Pengelolaan BOSP

Kota Bandung - Dalam rangka mendukung pelaksanaan pembelajaran yang bermutu untuk menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini bersama Komisi X DPR RI menyelenggarakan Workshop Pendidikan bertema “Pengelolaan dan Optimalisasi Bantuan...

Perkuat Sinergi, Kawal Pembangunan SNT Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - BBPMP Provinsi Jawa Barat mendampingi Tim Kejaksaan Agung bersama Sekretariat Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal (Setditjen PAUD Dikdas dan PNFI) dalam Forum Group Discussion (FGD) Pengamanan Pembangunan...

Tim KSP Pantau Revitalisasi di Kabupaten Garut

Kabupaten Garut - Dalam rangka pemantauan Program Revitalisasi Sekolah, Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat bersama Tim Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut melakukan kunjungan pemantauan pelaksanaan revitalisasi di Kabupaten Garut,...

Kemendikdasmen Siapkan Empat Strategi Tindak Lanjut Hasil PISA 2025

Bandung Barat - Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan perkembangan positif dalam pendidikan Indonesia. Selain mencatat peningkatan pada kemampuan literasi sains dan membaca, Indonesia juga berhasil memperluas akses pendidikan...