Kepala BBPMP Jabar Dampingi Wamendikdasmen Tinjau Pelaksanaan SPMB di Kota Bandung

by | 16 Jun 2025 | Warta Kiwari

Bandung, 16 Juni 2025 — Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat turut mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., dalam kunjungan kerja ke Kota Bandung pada Senin (16/6).

Fokus utama kunjungan ini adalah pemantauan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Bandung, serta penguatan sinergi antar pemangku kepentingan guna mewujudkan tata kelola pendidikan secara lancar, tertib, bersih, transparan, dan akuntabel, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan pemantauan langsung ke SMP Negeri 7 Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (16/6).

“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berharap agar pelaksanaan SPMB di seluruh satuan pendidikan bisa berjalan sesuai peraturan yang berlaku. Tidak ada lagi kecurangan, tidak ada lagi istilah jual-beli. Kita harus menerapkan prinsip adil untuk ke depannya,” jelas Wamen Fajar.

Rangkaian agenda dimulai dari kunjungan ke SMP Negeri 7 Bandung, di mana Wamen dan rombongan meninjau langsung proses penerimaan siswa baru. Kegiatan dilanjutkan dengan audiensi bersama Wali Kota Bandung, membahas peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung sistem pendidikan yang berkualitas. Kunjungan kemudian ditutup dengan peninjauan ke Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI).

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi kunjungan Wamendikdasmen ke SMP Negeri 7 Kota Bandung, dalam rangka peninjauan pelaksanaan SPMB untuk SMP dan SMA di sekolah ini. Farhan menyatakan siap untuk bersinergi dalam rangka menyukseskan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 ini.

“Alhamdulillah, pada hari ini, bersama Pak Wamen Fajar, kami melakukan peninjauan langsung proses SPMB di sekolah negeri. SMP Negeri 7 ini dipilih karena ada penerimaan siswa SMP dan SMA. Kami berharap bahwa apa yang kami lakukan ini bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan ketentuan yang ada. Secara keseluruhan, ini merupakan komitmen dari kami pelaksana kegiatan sistem pendidikan, sesuai kewenangan kami di jenjang SD dan SMP,” tutur Farhan.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kemendikdasmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam menciptakan sistem pendidikan yang berpihak kepada semua anak bangsa, tanpa diskriminasi.

Tim Media

Publikasi Terkait

Semangat Panca Waluya Menuju Jawa Barat Istimewa di Era Baru

Kabupaten Cianjur - Semangat membangun karakter, kemandirian, dan kepedulian terus ditumbuhkan melalui penyelenggaraan Gema Tunas V PKBM dan SKB Tingkat Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung pada 18–20 September 2026 di Bumi Perkemahan Sarongge Valley, Kabupaten...

Workshop Pendidikan Kota Bandung, Dorong Optimalisasi Pengelolaan BOSP

Kota Bandung - Dalam rangka mendukung pelaksanaan pembelajaran yang bermutu untuk menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini bersama Komisi X DPR RI menyelenggarakan Workshop Pendidikan bertema “Pengelolaan dan Optimalisasi Bantuan...

Perkuat Sinergi, Kawal Pembangunan SNT Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - BBPMP Provinsi Jawa Barat mendampingi Tim Kejaksaan Agung bersama Sekretariat Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal (Setditjen PAUD Dikdas dan PNFI) dalam Forum Group Discussion (FGD) Pengamanan Pembangunan...

Tim KSP Pantau Revitalisasi di Kabupaten Garut

Kabupaten Garut - Dalam rangka pemantauan Program Revitalisasi Sekolah, Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat bersama Tim Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut melakukan kunjungan pemantauan pelaksanaan revitalisasi di Kabupaten Garut,...

Kemendikdasmen Siapkan Empat Strategi Tindak Lanjut Hasil PISA 2025

Bandung Barat - Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan perkembangan positif dalam pendidikan Indonesia. Selain mencatat peningkatan pada kemampuan literasi sains dan membaca, Indonesia juga berhasil memperluas akses pendidikan...