Finalisasi Perencanaan dan PKS Revitalisasi 237 Satuan PAUD Jawa Barat Tahun 2026

Finalisasi Perencanaan dan PKS Revitalisasi 237 Satuan PAUD Jawa Barat Tahun 2026

Bandung – Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bekerja sama dengan BBPMP Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Pendampingan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Tahun 2026 Angkatan 44 di Kota Bandung pada 23-25 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan pelaksanaan program revitalisasi bagi 237 satuan PAUD di Provinsi Jawa Barat.

Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 237 kepala satuan PAUD calon penerima bantuan revitalisasi memperoleh pendampingan dalam menyelesaikan dokumen perencanaan sekaligus proses penandatanganan PKS. Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan administrasi telah dipenuhi sehingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai ketentuan.

Peserta juga dipersiapkan untuk melaksanakan Program Revitalisasi PAUD Tahun 2026 secara tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran, tertib administrasi, dan akuntabel. Dengan perencanaan yang matang, satuan pendidikan diharapkan mampu mengelola bantuan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Revitalisasi PAUD tidak hanya berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berkualitas bagi anak. Dukungan terhadap penyediaan fasilitas yang lebih baik diharapkan mampu menciptakan ruang belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kolaborasi antara Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini dan BBPMP Provinsi Jawa Barat melalui kegiatan ini turut memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan, Program Revitalisasi PAUD Tahun 2026 diharapkan dapat berjalan secara optimal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan.