Pastikan Seleksi Berjalan Lancar, BBPMP Jabar Kawal Pelaksanaan SPMB SNT
Kabupaten Bogor – BBPMP Provinsi Jawa Barat bersama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten melaksanakan kunjungan sekaligus rapat koordinasi di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Parung, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawalan terhadap pelaksanaan SPMB di SNT Parung, khususnya dalam mempersiapkan pelaksanaan Tes Bakat Skolastik (TBS) sebagai salah satu tahapan seleksi calon murid baru.
Koordinasi difokuskan pada kesiapan penyelenggaraan TBS, mulai dari sarana dan prasarana, mekanisme pelaksanaan, hingga dukungan sumber daya manusia. Sinergi antar pemangku kepentingan menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses seleksi berlangsung lancar, transparan, dan objektif.
Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu inisiatif strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperluas akses layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di berbagai daerah. SNT merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 dengan target pembangunan 500 layanan hingga tahun 2029. Pada tahun 2026, pemerintah menyiapkan 37 lokasi, dengan 17 SNT mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027 dan 20 lokasi lainnya akan menyusul pada tahun 2027.
SNT merupakan sekolah negeri gratis yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu lokasi dengan satu sistem tata kelola. Pembelajaran dirancang dalam satu ekosistem yang berkelanjutan, mulai dari proses pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, pembinaan karakter, hingga penjaminan mutu. Selain itu, SNT juga diharapkan menjadi pusat pertumbuhan mutu yang bermitra dengan sekolah-sekolah di sekitarnya. Kurikulum pembelajaran berfokus pada penguatan STEAMS (Sains, Teknologi, Rekayasa, Seni, dan Olahraga), penguasaan bahasa asing, serta pengembangan karakter dan keterampilan global untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Di Provinsi Jawa Barat, terdapat dua lokasi penyelenggara SNT, yaitu SNT Parung, Kabupaten Bogor, dan SNT Cianjur. Pelaksanaan SPMB diawali dengan masa sosialisasi pada 21-24 Juli, lalu masa pendaftaran pada 21-27 Juli 2026, dilanjutkan proses seleksi pada 27-31 Juli 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 3 Agustus 2026, sedangkan daftar ulang bagi calon murid yang diterima akan dilaksanakan pada 4-7 Agustus 2026.
Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran SNT di Jawa Barat cukup tinggi. Berdasarkan data pada laman resmi SPMB SNT per 27 Juli 2026, SNT Parung menerima sebanyak 227 pendaftar, terdiri atas 138 pendaftar jenjang SMP dan 89 pendaftar jenjang SMA. Sementara itu, SNT Cianjur mencatat 128 pendaftar, dengan rincian 68 pendaftar jenjang SMP dan 60 pendaftar jenjang SMA. Adapun masing-masing jenjang menyediakan kuota sebanyak 40 peserta didik, sehingga proses seleksi menjadi tahapan penting untuk menjaring calon murid terbaik.
Salah satu tahapan seleksi yang akan dilaksanakan adalah Tes Bakat Skolastik (TBS). Tes ini dirancang untuk mengukur potensi kognitif, kemampuan bernalar, dan kemampuan logika calon murid. Hasil TBS diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi akademik peserta didik sehingga proses seleksi tidak hanya didasarkan pada capaian belajar, tetapi juga kemampuan dasar yang dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran di SNT.
Mari bersama menyambut hadirnya SNT sebagai langkah menuju pendidikan yang semakin bermutu dan merata bagi seluruh anak Indonesia.
Kunjungi laman SNT untuk informasi lebih lanjut https://snt.kemendikdasmen.go.id