Bandung Barat – Mengusung tema “Merajut Makna”, Pengukuhan Duta SMA 2026 menjadi momentum istimewa untuk meneguhkan peran pelajar sebagai teladan, pemimpin muda, dan agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan PNFI (Dirjen PAUD, Dikdas, dan PNFI) Gogot Suharwoto didampingi oleh Direktur SMA (Direktorat SMA) Yuli Haryanto serta dihadiri oleh Kepala BBPMP Yogyakarta Adi Hartono dan para pendamping dari seluruh UPT.
Dengan semangat “Pelantang Sebaya, Bangun Peradaban Bangsa”, para Duta SMA 2026 diharapkan mampu menjadi suara positif generasi muda, sekaligus menghadirkan gerakan, kreativitas, dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan.
Pesan penting juga disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) Atip Latipulhayat. Para Duta SMA tidak hanya didorong untuk mengembangkan kecerdasan akademik, tetapi juga memperkuat kecerdasan sosial kemampuan untuk berempati, berkolaborasi, memahami lingkungan, dan memberikan kontribusi positif di tengah perubahan zaman.
Duta SMA 2026 bukan sekadar gelar, tetapi sebuah amanah untuk menjadi pelantang kebaikan, penggerak perubahan, dan inspirasi bagi generasi sebaya.
Mari bersama Merajut Makna, Menyalakan Semangat, dan Membangun Peradaban Bangsa.
