Gelombang Pertama TKA SMA/SMK 2026 Tuntas, Diikuti Lebih dari 1,6 Juta Murid

Gelombang Pertama TKA SMA/SMK 2026 Tuntas, Diikuti Lebih dari 1,6 Juta Murid

Siaran Pers

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Nomor: 924/sipers/A6/X/2026

Jakarta, 31 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menuntaskan pelaksanaan Gelombang 1 Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang diikuti oleh sebanyak 1.601.449 murid dari jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat.

Sebagai tindak lanjut atas kendala teknis pada Gelombang 1 Hari Kedua Sesi 1, Kemendikdasmen menyelenggarakan sesi khusus pada Jumat, 30 Oktober 2026, sesuai Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026, yang diikuti oleh 530.930 murid.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa TKA pada prinsipnya bukan merupakan asesmen yang wajib diikuti oleh seluruh murid dan tidak menjadi penentu kelulusan. TKA diselenggarakan untuk memperoleh informasi mengenai capaian akademik murid yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan evaluasi dan perbaikan pembelajaran.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, mengajak seluruh murid untuk mengikuti TKA dengan menjunjung tinggi kejujuran dan semangat positif. “Kami mengajak seluruh murid untuk mengikuti TKA dengan jujur dan gembira. Kerjakan soal secara mandiri, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan jadikan hasilnya sebagai bahan refleksi untuk terus belajar dan berkembang. TKA bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan kesempatan untuk mengenali capaian belajar masing-masing,” ujar Toni.

Hasil TKA diharapkan dapat memberikan gambaran capaian akademik murid secara objektif. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan, pendidik, dan orang tua untuk memahami kebutuhan belajar murid serta merumuskan langkah perbaikan pembelajaran.

Masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan atau memperoleh informasi lebih lanjut terkait layanan Kemendikdasmen dapat menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) melalui laman resmi https://ult.kemendikdasmen.go.id/.
Melalui pelaksanaan TKA yang berintegritas, Kemendikdasmen berharap asesmen ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan mendukung terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua. (Penulis: Tim BKPDM / Editor : Destya / Seno)

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
#2TahunGerakNyata
#PHTC
#2TahunPendidikanBermutu

Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Bahasa-Sastra dan 2 Program Wiyata Kinarya

Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Bahasa-Sastra dan 2 Program Wiyata Kinarya

Siaran Pers

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Nomor: 923/sipers/A6/X/2026

Jakarta, 31 Oktober 2026— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) meluncurkan 16 produk kebahasaan, kesastraan dan 2 program wiyata kinarya dalam Puncak Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta, Rabu (28/10). Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas, meningkatkan budaya literasi, mendorong kompetensi dan kesadaran berbahasa Indonesia, serta meningkatkan budaya kerja.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa peringatan Bulan Bahasa dan Sastra menjadi momentum untuk mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar makin bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari komunikasi sehari-hari hingga ekspresi seni dan penulisan karya ilmiah.

“Melalui peringatan dan puncak Bulan Bahasa ini, kami berusaha untuk makin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang semakin bangga menggunakan bahasa Indonesia baik dalam komunikasi sehari-hari, ekspresi seni, penulisan karya ilmiah, dan berbagai hal yang positif lainnya,” ujar Mendikdasmen.

Upaya menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia tersebut diwujudkan melalui beragam inovasi kebahasaan dan kesastraan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Produk dan capaian Badan Bahasa yang diluncurkan meliputi buku Profil Pemenang Apresiasi Giat UKBI Tahun 2025, buku Antologi Terjemahan Cerita Anak karya pemenang sayembara, Kamus Sinonim-Antonim untuk Pelajar, Kamus Kata Asing Populer untuk Pelajar, terjemahan karya sastra, serta terjemahan dokumen strategis lembaga multilateral. Selain itu, terdapat 30 bahan bacaan bermuatan peningkatan literasi dan numerasi anak PAUD dan SD melalui komik, 25 komik alih wahana karya sastra, 50 bahan bacaan literasi bermutu jenjang C dan D, 80 buku terjemahan cerita anak berbahasa asing untuk tujuan diplomasi, 130 buku terjemahan cerita anak berbahasa Indonesia, serta 300 bahan bacaan bermutu untuk murid berkebutuhan khusus.

Produk lainnya mencakup Buku Peta Jalan Penginternasionalan Bahasa Indonesia (PJBI), Buku Indeks Penginternasionalan Bahasa Indonesia (IPBI), Rekomendasi Kongres Bahasa Daerah, Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Indeks Pembangunan Kebahasaan, serta program Wiyata Kinarya yang meliputi UKBI Adaptif dan Ramah Santun.

Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menyampaikan bahwa peluncuran produk tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas sekaligus meningkatkan kompetensi dan kesadaran berbahasa Indonesia.

“Peluncuran produk tersebut diharapkan dapat menjadi komitmen kita semuanya untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas serta meningkatkan kompetensi dan kesadaran berbahasa Indonesia dalam wujud pendidikan bermutu untuk semua,” ujarnya.

Hafidz juga mengajak seluruh pihak untuk menggaungkan semangat Trigatra Bangun Bahasa, yaitu mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Pengembangan bahasa dan sastra, menurutnya, memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, media massa, organisasi profesi, hingga masyarakat.

Apresiasi bagi Pelaku Bahasa dan Sastra

Selain peluncuran produk, Puncak Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2026 juga menjadi ajang pemberian penghargaan di bidang kebahasaan dan kesastraan. Penghargaan yang diberikan meliputi Penghargaan Sastra Kemendikdasmen, Penghargaan Penggunaan Bahasa Indonesia Terbaik di Media Massa Daring, Penghargaan bagi Kementerian Pengguna Bahasa Indonesia Terbaik dalam Surat Dinas, Penghargaan bagi Unit Utama Pengguna Bahasa Terbaik dalam Naskah Dinas, Penghargaan Mitra Strategis Pelestarian Bahasa Daerah serta Penghargaan Adibahasa.

Sebanyak lima penerima Penghargaan Sastra Kemendikdasmen Tahun 2026 adalah kategori novel: Nukila Amal, kategori kumpulan puisi: Heru Joni Putra, kategori kumpulan cerpen: Raudal Tanjung Banua, kategori naskah drama: Iswadi Pratama, dan kategori kumpulan esai sastra/kritik sastra: Sutejo. Sementara itu, Penghargaan Penggunaan Bahasa Indonesia Terbaik di Media Massa Daring diberikan kepada Seputarpapua.com, Tempo.co, dan Tribunnews.com.

Penghargaan Adibahasa diberikan kepada Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi di bidang pembangunan kebahasaan. Adapun penghargaan Mitra Strategis Pelestarian Bahasa Daerah diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Penghargaan Penggunaan Bahasa Indonesia Terbaik dalam Surat Dinas diberikan kepada Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Di lingkungan Kemendikdasmen, penerimanya adalah Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Sekretariat Jenderal, serta Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal.

Mengusung tema “Bahasa Indonesia Bermartabat; Indonesia Berdaulat”, Puncak Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta mendorong penguasaan bahasa asing. (Penulis:Destya / Editor: Tim Badan Bahasa, Seno)

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
#2TahunGerakNyata
#2TahunPendidikanBermutu